Minggu, Maret 1, 2026

Produsen Le Minerale Pastikan Sumber Air dari Pegunungan

Must Read

Produsen Le MInerale air minum dalam kemasan (AMDK), PT Tirta Fresindo Jaya, kembali menegaskan bahwa sumber air yang digunakan dalam produknya berasal dari pegunungan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur External Affairs dan Regulatory Tirta Fresindo Jaya, Johan Muliawan, dalam rangka memperjelas informasi yang beredar mengenai asal usul air yang digunakan dalam produksi Le Minerale.

Johan menyatakan bahwa sumber air Le Minerale adalah air yang berasal dari dalam pegunungan, yang dalam proses alaminya dapat keluar. Ia menjelaskan bahwa air yang terbaik adalah air yang ada di dalam pegunungan, yang dalam tekanan tertentu dapat muncul secara alami.

“Kami menegaskan bahwa sumber air Le Minerale berasal dari air pegunungan. Yang terbaik adalah air yang ada di dalam pegunungan, yang dalam proses alamiahnya dalam tekanan tertentu dapat keluar,” ujar Johan mewakili produsen Le Minerale yan menegaskan bahwa sumber air yang digunakan memang dari dalam pegunungan.

Pernyataan ini diberikan setelah adanya pemberitaan yang tidak sepenuhnya mencerminkan pernyataannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (10/11/2025). Johan menekankan bahwa Le Minerale bersumber dari air pegunungan, bukan dari air tanah.

Selain itu, Johan menjelaskan bahwa dengan teknologi yang dimiliki perseroan, maka dapat diperoleh dua hal terkait dengan ketersediaan air dari sumber pegunungan. Pertama, keberlanjutan pengambilan air yang terus terjaga. Kedua, terjamin higienitasnya, sehingga mineral alaminya dapat terjaga, dan sangat layak serta baik untuk dikonsumsi.

Proses Produksi Produsen Le Minerale

Le Minerale telah lama dikenal sebagai produsen air minum dalam kemasan yang memiliki kualitas tinggi. Produk ini tidak hanya menawarkan air yang segar, tetapi juga dilengkapi dengan teknologi pengemasan yang mampu mengantisipasi jamur dan bakteri. Segel dalam kemasan Le Minerale dirancang untuk menjaga kualitas air selama masa simpan.

Dalam RDP Komisi VII DPR RI, delapan perusahaan produsen AMDK membuka suara mengenai asal sumber bahan baku air yang mereka gunakan. Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, meminta para produsen termasuk produsen le Minerale transparan dalam menjelaskan sumber air baku yang digunakan dalam produk mereka.

Johan menekankan bahwa teknologi yang dimiliki oleh Tirta Fresindo Jaya memungkinkan pengambilan air dari sumber pegunungan secara berkelanjutan.

Proses ini tidak hanya menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memastikan bahwa kualitas air tetap terjaga. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa Le Minerale menjadi pilihan utama konsumen.

Selain itu, teknologi yang digunakan juga memastikan bahwa air yang diproduksi Le Minerale bebas dari kontaminasi, termasuk bakteri dan jamur.

Segel kemasan yang digunakan dirancang untuk menjaga higienitas air sejak dari sumber hingga sampai ke tangan konsumen.

Respons terhadap Isu dan Hoaks

Produsen Le Minerale juga sering kali menjadi target isu dan hoaks, terutama mengenai keterkaitan dengan negara asing.

Namun, perusahaan telah konsisten menegaskan bahwa produknya adalah hasil produksi dalam negeri, tidak terafiliasi dengan negara asing.

Beberapa waktu lalu, Le Minerale juga mengklaim bahwa kandungan mineral alami dalam botolnya merupakan bukti bahwa sumber air berasal dari pegunungan.

Hal ini semakin memperkuat posisi Le Minerale sebagai produsen AMDK yang berkualitas dan berkomitmen pada kesehatan konsumen.

Selain fokus pada kualitas produk, Le Minerale juga aktif dalam berbagai inisiatif lingkungan dan sosial. Salah satunya adalah program daur ulang botol bekas menjadi produk bernilai tinggi.

Kerja sama dengan brand fashion lokal membuat produk daur ulang ini memiliki nilai estetika dan fungsional yang tinggi.

Selain itu, produsen Le Minerale juga rutin melakukan kegiatan sosial seperti penyaluran hewan kurban dan santunan untuk 2.000 anak yatim di Masjid Istiqlal. Ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Seiring dengan perkembangan industri AMDK, beberapa perusahaan lain juga mulai memperhatikan aspek keberlanjutan dan transparansi. Beberapa perusahaan produsen AMDK baru-baru ini mengungkapkan sumber air baku yang mereka gunakan dalam produksi.

Dalam konteks yang lebih luas, isu-isu seperti galon palsu dan hoaks terkait Le Minerale juga mulai mendapat perhatian. Pakar menilai bahwa isu-isu tersebut bisa saja merupakan bagian dari kampanye hitam yang bertujuan melemahkan perusahaan nasional.

Produsen Le Minerale telah berhasil membangun reputasi sebagai produsen AMDK yang konsisten dalam menjaga kualitas dan transparansi.

Dengan sumber air yang berasal dari pegunungan dan teknologi pengemasan yang canggih, produk ini terus menjadi pilihan utama konsumen.

Selain itu, inisiatif lingkungan dan sosial yang dilakukan perusahaan semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang bertanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img