Sabtu, November 29, 2025

Properti Sepi, Pendapatan Lippo Karawaci Turun 2 Persen

Must Read

Moneter.co.id – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan pendapatan Rp2,5 triliun hingga kuartal I 2017 atau turun 2% dibanding periode yang sama tahun 2016. Laba bersih juga menurun sebesar 54% menjadi Rp143 miliar. Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Wijaya mengakui sektor properti Indonesia pada tiga bulan pertama masih relatif lemah.

Ini disebabkan masyarakat yang masih enggan membeli properti karena masih berjalannya program amnesti pajak serta pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 101 provinsi dan kabupaten di Indonesia yang telah menciptakan iklim yang kurang kondusif terhadap sektor ini.

Budi menjelaskan, model bisnis kami yang berimbang antara development properti dengan bisnis recurring, telah menopang pendapatan perusahaan secara keseluruhan, dimana pendapatan recurring kami, yang terutama ditunjang oleh pertumbuhan organik di divisi Healthcare, meningkat secara sehat dan memberikan kontribusi secara signifikan terhadap total pendapatan perusahaan. 

“Kami akan terus mengembangkan bisnis kami dan pada saat bersamaan berinvestasi dalam perluasan jaringan rumah sakit dan jaringan mal ritel kami,” kata dia di Jakarta, Selasa (2/5).

Menurutnya pendapatan dari sektor properti turun sebesar 28% menjadi Rp712 miliar dimana memberikan kontribusi sebesar 28% terhadap total pendapatan. Namun, pendapatan recurring memainkan peran penting dalam menyeimbangkan pelemahan siklus bisnis properti.

“Pendapatan recurring tumbuh sebesar 13% menjadi Rp1,8 triliun dan memberikan kontribusi sebesar 72% terhadap total pendapatan,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, pendapatan dari Divisi Urban Development menurun sebesar 47% menjadi Rp392 miliar. Pendapatan dari Divisi Large Scale Integrated meningkat sebesar 31% menjadi Rp319 miliar pada kuartal pertama 2017 hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pengakuan Pendapatan dari Orange County.

Sementara itu, pendapatan dari Divisi Healthcare tumbuh 13% menjadi Rp1,4 triliun dimana Siloam mengelola 25 rumah sakit pada akhir kuartal pertama 2017. Kunjungan pasien rawat jalan pun tumbuh sebesar 12%. 

Pendapatan Divisi Komersial LPKR meningkat sebesar 22% menjadi Rp183 miliar terutama ditopang oleh peningkatan tajam dari pendapatan mal sebesar 57% menjadi Rp97 miliar. Sementara itu, pendapatan hotel tetap stabil sebesar Rp86 miliar.

Bisnis Asset Management yang terdiri dari town management dan portofolio & properti management, tumbuh sebesar 8% menjadi Rp234 miliar pada kuartal pertama 2017 sebagai hasil dari semakin membesarnya total kelolaan aset dibawah portofolio REITS.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

ecoCare Hygiene Solusi Sanitasi Modern untuk Lingkungan Bisnis

Standar kebersihan di lingkungan bisnis semakin meningkat dan kini menjadi salah satu faktor penting yang menentukan profesionalitas sebuah institusi....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img