Rabu, Maret 4, 2026

PT Timah Catat Kerugian Rp412,86 Miliar di Kuartal I/2020

Must Read

Moneter.id

PT Timah Tbk (TINS) membukukan rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk sebanyak Rp 412,86 miliar di kuartal I/2020. Sebelumnya
pada periode yang sama tahun lalu, emiten timah ini mencetak rugi sebesar Rp
611,28 miliar.  

“Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha senilai
Rp 4,38 triliun di kuartal I/2020, meningkat sebesar 5,28% dari dengan periode
yang sama tahun lalu Rp 4,16 triliun,” tulis perseroan dalam laporan keuangan
yang dirilis di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Disebutkan, perolehan pendapatan usaha tersebut
terdiri dari logam timah yang mencatatkan sejumlah Rp 4,17 triliun dari semula
Rp 3,80 triliun, tin solder sebanyak Rp 9,28 miliar dari sebelumnya Rp 107,03
miliar, dan tin chemical sebesar Rp 102,41 miliar dari semula Rp 111,16 miliar.

“Perolehan tersebut juga terdiri dari rumah sakit
sejumlah Rp 75,45 miliar, real estate sebanyak Rp 4,36 miliar, nikel sebesar Rp
13,32 miliar, dan jasa galangan kapal sejumlah Rp 6,22 miliar,” tulisnya lagi. 

Sementara beban pokok pendapatan perseroan melonjak
34,01% menjadi Rp 4,55 triliun, dibandingkan dengan periode sama tahun
sebelumnya Rp 3,37 triliun. Dengan demikian, rugi bruto perseroan turun menjadi
Rp 173,58 miliar dari semula Rp 790,39 miliar.

Hingga
Maret 2020, perseroan mencatatkan penurunan aset menjadi Rp 18,76 triliun,
dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 senilai Rp 20,36 triliun. Total
liabilitas juga turun menjadi Rp 13,94 triliun dari semula Rp 15,10 triliun dan
total ekuitas turun menjadi Rp 4,82 triliun dari sebelumnya Rp 5,25 triliun.

Di
kuartal I/2020, perseroan memiliki arus kas operasi positif sebesar Rp1,32 miliar
dan memiliki utang sebesar Rp 7,08 triliun yang akan jatuh tempo dalam waktu 12
bulan ke depan.

Perseroan tahun ini menargetkan laba bersih sebesar Rp
500 miliar. Maka untuk mengejar target tersebut, selain efisiensi perseroan
juga terus mengembangkan fasilitas produksi yang menjadi prioritas pada tahun
ini.

Adapun, rencana ekspansi lainnya seperti rencana
ekspansi ke luar negeri akan ditahan untuk sementara waktu dengan tujuan
efisiensi. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Spotify Ungkap Perubahan Pola Konsumsi Audio Masyarakat Indonesia Selama Ramadan

Kebiasaan mendengarkan masyarakat Indonesia mengalami transformasi signifikan seiring dengan datangnya bulan suci Ramadan. Berdasarkan data terbaru dari Spotify, aliran...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img