Senin, Maret 2, 2026

Rekor, Ekspor Nonmigas Indonesia ke Taiwan Semester I/2018 Tertinggi Sejak 2016

Must Read

Moneter.id – Kinerja ekspor nonmigas Indonesia ke Taiwan pada semester
I/2018 mencatat rekor tertinggi sejak tahun 2016.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan Taiwan menunjukkan
nilai ekspor nonmigas Indonesia pada periode tersebut sebesar USD 1,84 miliar.

“Pada semester I/2018, Indonesia berhasil mencatat
kinerja ekspor sebesar USD 1,84 miliar atau tertinggi sejak tahun 2016. Nilai
ini meningkat 10,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat
sebesar USD 1,60 miliar. Nilai ini bahkan melebihi capaian Semester II tahun
2017 yang sebesar USD 1,77 miliar,” kata Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi
Indonesia di Taipei (KDEI Taipei), Didi Sumedi, Selasa (18/9).  

Menurut Didi, kinerja ekspor non-migas Indonesia ke
Taiwan jauh lebih baik dibanding tahuntahun sebelumnya. “Pada paruh kedua
tahun 2018, kinerja ekspor nonmigas Indonesia ke Taiwan diperkirakan akan lebih
baik lagi karena ada beberapa festival dan perayaan di Taiwan yang bisa
menggenjot permintaan domestik Taiwan,” ungkap Didi.

Ekspor nonmigas Indonesia ke Taiwan utamanya adalah batu
bara, baja, kapasitor elektrik, dan timah. Untuk timah, Indonesia mendominasi
65% pangsa impor Taiwan. Selain itu, ada juga kayu dan produk kertas (tisu dan
lain-lain) yang juga mendominasi pangsa pasar Taiwan sebesar 89% dan 79%.

Upaya meningkatkan ekspor ke Taiwan, lanjut Didi, terus
dilakukan melalui berbagai kegiatan promosi dan forum bisnis. Menyambut
pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-33 di BSD City pada bulan Oktober
mendatang, KDEI Taipei juga gencar menginformasikan ajang tersebut kepada para
pelaku usaha Taiwan dalam berbagai kesempatan.

“Trade Expo Indonesia dinilai sebagai platform yang
tepat bagi pengusaha Taiwan untuk mencari produk yang diminati masyarakat di
Taiwan. Apalagi pada keikutsertaan TEI tahun lalu, dua importir Taiwan sukses
menjadi distributor produk makanan Indonesia di pasar Taiwan,” jelas Didi.

Sebetulnya upaya KDEI Taipei tidak hanya meningkatkan
ekspor, tetapi juga menangkap peluang-peluang investasi dan kerja sama industri
yang bisa meningkatkan kapasitas industri dalam negeri. Tahun 2017, investasi
Taiwan di Indonesia tumbuh 166,3% dibanding tahun sebelumnya.

“Kenaikan investasi dari perusahaan Taiwan di Indonesia
dan kerja sama industri dapat meningkatkan kapasitas ekonomi nasional. Tentunya
juga diharapkan bisa berkontribusi dalam peningkatan ekspor nonmigas Indonesia
ke pasar global. Terutama investasi di sektor hilir yang dalam jangka panjang
dapat mendorong diversifikasi produk ekspor nasional,” pungkas Didi.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img