Moneter.co.id – Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari meminta pemilik dan pengelola bisnis waralaba 7-Eleven (Sevel) memperhatikan nasib seluruh karyawannya yang kini tidak memiliki pekerjaan.
Ia minta PT Modern Sevel Indonesia jangan menelantarkan karyawan 7-Eleven yang kini sudah ditutup.
Baca: Terakhir Bulan Ini, Seluruh Gerai 7-Eleven Bakal Ditutup
"Meski penutupan usaha bagian dari resiko bisnis, tapi pengusaha tetap mempunyai kebijakan untuk tetap memenuhi hak-hak karyawan yang juga terkena imbas bangkrutnya 7-Eleven," tegasnya, Sabtu (1/7).
Menurutnya, hak-hak tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku, seperti gaji, pesangon dan juga tunjangan hari raya (THR) nya.
Terlebih Putih mendapat kabar, masih banyak THR karyawan Sevel yang belum dibayar. "Pemerintah, dalam hal ini Kemenakertrans harus proaktif mengawal perusahaan dalam memenuhi hak-hak karyawan," tambahnya.
Putih Sari mengaku sedikit kaget mendengar ditutupnya Sevel di Indonesia karena awalnya bisnis makanan dan minuman siap saji yang dijual justru mengalami kemajuan yang pesat.
Seperti diketahui, PT Modern International Tbk sebagai pemilik 7-Eleven mengumumkan mulai 30 Juni 2017, seluruh gerai 7-Eleven di Indonesia dinyatakan ditutup karena alasan bisnis.
"Sedikit kaget saja, tidak menyangka 7-Eleven bisa gulung tikar. Tapi namanya bisnis, ya apa saja bisa terjadi," pungkasnya.
Rep.Top




