MONETER – PT
Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli mencatat rugi sebesar Rp 878,17
miliar di kuartal I/2023. Angka itu turun 17,8% dibandingkan periode yang sama
tahun 2022 kerugian mencapai Rp 1,06 triliun.
“Perseroan meraup pendapatan sebesar Rp 3,82 triliun atau
naik 20,88% dibandingkan kuartal I//2022 sebesar Rp3,16 triliun,” tulis
keterangan resmi perseroan di Jakarta, Senin (1/5/2023).
Tulisnya, pendapatan ini didorong dari pendapatan ke
pihak berelasi sebesar Rp37,78 miliar, dan pendapatan ritel online ke pihak
ketiga sebesar Rp2,64 triliun, pendapatan toko fisik 1,01 triliun, dan
institusi sebesar Rp423,65 miliar.
Kemudian diskon dan promosi langsung yang diberikan BELI
pada kuartal I/2023 adalah sebesar Rp293,9 miliar.
BELI juga mencatatkan peningkatan beban pokok pendapatan
sebesar 13,41 persen menjadi Rp325,2 miliar, naik dibandingkan kuartal yang
sama tahun lalu sebesar Rp286,7 miliar.
Lalu, BELI masih mencetak peningkatan laba bruto
sebesar Rp577,13 miliar. Laba bruto ini naik 92,23 persen dibanding kuartal
I/2022 yang sebesar Rp300 miliar. BELI mencatatkan pertumbuhan Total Processing
Value (TPV) sebesar 78% dari Rp10,05 triliun pada kuartal I/2022 menjadi
Rp17,91 triliun pada kuartal I/2023.
Hal ini didorong oleh peningkatan kinerja di sebagian
besar segmen bisnis, terutamanya dengan pemulihan yang kuat dari bisnis
perjalanan daring di Indonesia, serta peningkatan permintaan dari kategori
produk digital & lainnya. Keduanya berdampak positif pada TPV Ritel third
party (3P), yang bertumbuh sebesar 136% pada kuartal I/2023 secara tahunan atau
year-on-year (yoy).
“Selama kuartal I/2023, kami terus fokus untuk
memperkuat strategi omnichannel kami dengan memperluas lebih banyak toko-toko
fisik baik consumer electronics
maupun supermarket,” kata CEO & Co-Founder BELI, Kusumo Martanto.
Katanya, langkah-langkah efisiensi biaya BELI yang tiada
henti telah memperlihatkan hasil yang lebih baik, tercermin dari peningkatan
kinerja operating leverage BELI, yang kesemuanya berdampak positif terhadap
kinerja keuangan BELI.
Baca
juga: Blibli Gunakan
Dana Hasil IPO untuk Bayar Utang dan Modal Kerja




