Moneter.co.id – Rumah Gerakan (RG) 98 sebagai garda terdepan pendukung KPK mengutuk tindakan upaya pelemahan KPK dengan melakukan teror terhadap anggota penyidik KPK.
Ketua Umum RG 98 Bernard Alimumbang Sialoho mengatakan, sebagai anak kandung dari reformasi yang merupakan bagian dari perjuangan Rumah Gerakan 98, KPK harus terus berani dan tidak gentar terhadap teror terhadap anggotanya.
“Rumah Gerakan 98 meminta kepada pihak yang memiliki otoritas seperti kepolisian untuk cepat bertindak dan menangkap dalang dari pelaku teror terhadap anggota KPK,” kata dia di Jakarta, Selasa (11/4).
Bernard berkomentar, pihaknya pun menyerukan kepada Presiden Jokowi untuk segera memerintahkan jajaran di bawahnya untuk mendukung penuh proses penyelidikan kasus yang di tangani KPK.
Sekretaris Jenderal Rumah Gerakan 98 Sayed Junaidi Rizaldi menambahkan, kasus Bakamla, E-KTP hingga kasus korupsi lainnya adalah penyakit yang harus di amputasi secara cepat dari bumi pertiwi.
“Kami akan terus berada di depan untuk mendukung KPK melakukannya. Bergerak dan lawan korupsi sampai titik darah penghabisan!” tegas Sayed.
Sebelumnya, salah seorang penyidik KPK, Novel Baswedan, mengalami teror siraman air keras. Novel disiram usai salat subuh di masjid dekat rumahnya tadi pagi.
Reporter : Sam




