Sabtu, Februari 28, 2026

Rupiah Lemah, Ini Pilihan Investasi yang Tepat dan Aman Bagi Anda

Must Read

Moneter.id – Investasi adalah suatu istilah dengan
beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut
berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan
keuntungan pada masa depan.

Kemudian, investasi apa yang
aman untuk dilakukan di saat nilai tukar rupiah semakin mendekati level
Rp15.000 pada sesi perdagangan hari ini, Rabu, 5 September 2018.

“Untuk tujuan investasi dalam jangka pendek,
bulanan, atau kurang dari setahun, Anda harus fokus berinvestasi pada produk
investasi jangka pendek di pasar uang seperti deposito atau reksa dana pasar
uang,” kata Head Investment Avrist Asset Management Farash Farich, Rabu
(5/9).

Farash
menjelaskan, reksa dana pasar uang dinilai berpotensi memberikan return yang menguntungkan karena tingkat bunganya
sedang mengalami kenaikan.

Sementara
itu, bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan tujuan jangka panjang, misalnya
untuk pensiun dan rencana lima tahun ke depan, dianjurkan untuk membeli saham.

“Saham kan sekarang harganya sedang turun atau reksa
dana pendapatan tetap dengan tujuan untuk jangka panjang,” lanjut Farash.

Menurutnya, jika
Anda membeli saham di masa depan ada kemungkinan volatilitasnya akan tinggi. 
“Jadi,
kalau untuk sektor jangka pendek atau dia tidak menoleransi volatilitas,
dianjurkan berinvestasi di reksa dana pasar uang atau reksa dana pendapatan tetap
dalam jangka waktu yang pendek,” jelas Farash.

Kelebihan
lainnya adalah ketika sewaktu-waktu memerlukan uang ketika ada perubahan
rencana atau kebutuhan mendesak, Anda dapat mencairkan saham atau reksa dana
yang dimiliki.

Indeks
Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 3,76% ke posisi 5.683,5 pada
perdagangan hari ini. Sentimen pelemahan rupiah, memanasnya perang dagang
AS-China, gejolak pasar negara berkembang yang menjatuhkan ekonomi Turki,
Argentina, dan Afrika Selatan memicu kekhawatiran pasar yang lebih dalam.

Dengan
demikian, sejak pembukaan perdagangan awal pekan ini, IHSG sudah turun
5,67%. 

Sementara
itu, berdasarkan data Infovesta Utama, sepanjang bulan lalu kinerja reksa
dana pasar uang yang tercermin dalam Infovesta Money Market Fund Index
mencatatkan pertumbuhan 0,38%. Reksa dana jenis ini menunjukkan performa paling
baik dibandingkan reksa dana lainnya. 

Hal
ini disebabkan oleh tingkat suku bunga rata-rata deposito satu bulan yang naik
dari 5,7% pada Juli 2018 menjadi 5,8% pada Agustus 2018.

 

(TOP/Bns)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img