Moneter.id – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi menunjuk Suprajarto menggantikan
Maryono sebagai Direktur Utama (Dirut) yang menjabat sejak Desember 2012. Seperti diketahui, Suprajarto saat ini masih menjabat sebagai
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Dalam RUPSLB BTN yang digelar, Kamis (29/8/2019) ini mengagendakan tiga
pembahasan yaitu pertama, evaluasi kinerja perseroan sampai dengan semester
I/2019.
Agenda kedua, yakni rencana pembelian saham perusahaan
modal ventura secara bertahap. Agenda ketiga yakni pergantian susunan pengurus
perusahaan. Agenda ketiga sempat menjadi polemik. Pasalnya
pergantian pengurus tersebut merupakan usulan dari Menteri BUMN Rini Soemarno.
Sementara, terkait
penunjukan itu Suprajarto menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah diajak bicara
mengenai posisi barunya tersebut. Maka dari itu Suprajarto memutuskan untuk
mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank BTN.
“Saya
ditetapkan sebagai Dirut Bank BTN di mana saya tidak pernah diajak bicara
mengenai penetapan ini sebelumnya apalagi diajak musyawarah. Oleh karena itu
oleh penetapan RUPSLB atas penetapan ini saya tidak dapat menerima keputusan itu,
dan saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari hasil keputusan RUPSLB BTN,”
kata Suprajarto di Jakarta, Kamis (29/9/2019).
Suparajarto
menjelaskan bahwa dirinya tidak mempunyai persoalan atau masalah dengan Menteri
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. “Saya tidak pernah punya
persoalan dengan siapapun,” ujarnya.




