Moneter.id – Kementerian
Perindustrian menyalurkan bantuan untuk para penggungsi akibat gempa di Lombok,
Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Semoga
bantuan ini bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Selain itu dapat
meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana di Lombok,” kata Menteri
Perindustrian Airlangga Hartarto di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin
(13/8).
Menurut Menperin, bantuan tersebut
merupakan gelombang pertama dan akan ada pengiriman serupa
selanjutnya. “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada para pegawai dan
pejabat di lingkungan Kemenperin serta pelaku industri yang ikut berkontribusi
baik berupa dana maupun barang,” tuturnya.
Pada
kesempatan itu, Menteri Airlangga memimpin doa dengan membacakan surat
Alfatihah untuk para korban. Proses pelepasan bantuan ini disaksikan para
pejabat eselon I Kemenperin, antara lain Sekjen Kemenperin Haris Munandar,
Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono serta
Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) I Gusti
Putu Suryawirawan.
Menurut Haris Munandar, dana yang terkumpul hingga
Rp525.445.000 telah dibelanjakan untuk keperluan yang dibutuhkan para
pengungsi. “Dalam hal ini, Kemenperin sudah melakukan koordinasi dengan Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di NTB,” ujar Haris.
Bantuan
tersebut berupa tenda gulung sebanyak 100 set, tenda dom 40 set, sleeping bed 30 buah, kain sarung 5.000
pcs, selimut 1.132 pcs, pampers 8.000 pcs, pakaian anak dan dewasa 23 karung, matras
20 pcs, air mineral 450 dus, mi instan 301 dus, biskuit 587 dus, biskuit slai
500 dus, wafer 506 dus, obat-obatan 11 dus, sabun mandi 10 dus, susu anak 50
dus, susu cair 27 dus, serta minuman sereal 100 dus.
Berdasarkan
data Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB), hingga Senin (13/8) tercatat 436 korban meninggal akibat gempa
Magnitudo 7 yang mengguncang Lombok, NTB. Sebaran korban meninggal dunia berada
di Kabupaten Lombok Utara 374 orang, Lombok Barat 37 orang, Kota Mataram 9
orang, Lombok Timur 12 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Lombok 2 orang.
Sementara itu, dari data Posko Tanggap Gempa Lombok pada
Senin (13/8), pengungsi tercatat 352.793 orang. Sebaran pengungsi terdapat di
Kabupaten Lombok Utara 137.182 orang, Lombok Barat 118.818 orang, Lombok Timur
78.368 orang, dan Kota Mataram 18.368 orang.
(TOP)




