Saviynt memperkuat struktur kepemimpinan regionalnya di Asia Pasifik dan Jepang (APJ) dengan menunjuk Tim Wedande sebagai Field Chief Technology Officer (CTO). Langkah ini mencerminkan agresivitas perusahaan dalam menangkap peluang pertumbuhan pasar keamanan identitas yang terus meningkat di kawasan tersebut.
Penunjukan Tim dinilai strategis di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap solusi identity and access management (IAM), seiring percepatan digitalisasi, adopsi cloud, hingga penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang semakin luas.
Berbasis di Melbourne, Australia, Tim akan memimpin arah strategi teknologi Saviynt di kawasan APJ. Ia juga akan menjadi penghubung utama antara perusahaan, pelanggan, dan mitra strategis dalam mempercepat implementasi platform Saviynt Identity Cloud.
Saviynt melihat kawasan APJ sebagai pasar yang semakin penting dalam peta pertumbuhan bisnis globalnya. Selain transformasi digital yang terus berlangsung, meningkatnya tuntutan kepatuhan regulasi dan ancaman keamanan siber menjadi faktor utama yang mendorong kebutuhan penguatan sistem identitas digital.
Senior Vice President Asia Pacific and Japan Saviynt, Alex Lei, mengatakan keamanan identitas kini telah menjadi prioritas utama perusahaan dalam membangun sistem keamanan digital yang lebih kokoh.
“APJ merupakan pasar yang dinamis dan berkembang pesat, di mana organisasi semakin memprioritaskan identitas sebagai kontrol keamanan utama,” ujar Alex dalam keterangan resmi, Selasa (28/4).
Menurutnya, pengalaman Tim dalam konsultasi keamanan dan transformasi bisnis akan menjadi aset penting untuk mempercepat penetrasi Saviynt di kawasan tersebut.
“Keahlian Tim dalam konsultasi bisnis serta pendekatan yang berfokus pada pelanggan akan memperkuat kehadiran kami di kawasan ini dan membantu pelanggan memaksimalkan nilai dari keamanan identitas,” katanya.
Tim datang dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di sektor keamanan siber. Sebelum bergabung dengan Saviynt, ia merupakan Partner di EY dan banyak mendampingi perusahaan global, terutama di industri yang memiliki standar regulasi tinggi, dalam membangun sistem identitas digital yang lebih adaptif dan tangguh.
Tim menilai perubahan lanskap digital saat ini menempatkan identitas sebagai fondasi utama dalam menjaga kesinambungan bisnis.
“Setelah bekerja secara langsung dengan pelanggan dan tim di Saviynt, saya melihat betapa sentralnya peran identitas dalam ketahanan dan pertumbuhan bisnis,” ujar Tim.
Ia menambahkan, percepatan transformasi digital dan integrasi AI di kawasan Asia Pasifik membuka peluang besar bagi perusahaan untuk membangun sistem identitas yang lebih modern dan strategis.
“Seiring organisasi di APJ mempercepat transformasi digital dan berbasis AI, terdapat peluang besar untuk memodernisasi identitas sebagai control plane strategis yang memungkinkan keamanan lebih kuat, inovasi lebih cepat, serta nilai bisnis yang terukur,” imbuhnya.
Saviynt menilai momentum pertumbuhan pasar IAM di APJ akan menjadi katalis ekspansi bisnis perseroan, terutama ketika perusahaan di berbagai sektor mulai menempatkan keamanan identitas sebagai pilar utama dalam strategi pertumbuhan jangka panjang.




