Moneter.id – PT
Waskita Karya (Persero) Tbk memperoleh
nilai kontrak baru sebesar Rp8,18 triliun pada semester I/2019 atau meningkat
dibanding pada periode sama sebesar Rp7,65 triliun.
Sekretaris
Perusahaan Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan, bahwa perolehan kontrak baru tersebut ditopang oleh
perolehan sejumlah proyek besar, antara lain Bandara Juanda di Jawa Timur Rp623
miliar, Masjid Istiqlal di DKI Jakarta Rp423 miliar.
“Lalu, Bandara
Hasanudin di Sulawesi Selatan Rp422 miliar, Jalan Tol Becakayu (A. Yani) di
Jawa Barat senilai Rp773 miliar, Rest Area Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar di
Lampung senilai Rp343 miliar, dan Revitalisasi Olahraga Pelajar Ragunan di DKI
Jakarta senilai Rp381 miliar,” ucapnya di Jakarta, Jumat (2/7).
Lanjut Shastia, perseroan mencatatkan pendapatan usaha
sebesar Rp14,80 miliar pada semester I/2019
dan laba bersih tercatat Rp1,01 triliun, dengan net margin 6,85%.
Waskita
juga menargetkan penerimaan arus kas masuk tahun 2019 sebesar Rp40 triliun,
termasuk di dalamnya dari proyek turn-key
yang penyelesaian proyeknya pada Oktober 2019 sebesar Rp 26,85 triliun, dengan
realisasi sampai dengan semester I/2019
sebesar Rp 7,49 triliun.
“Angka itu diperoleh dari beberapa pembayaran proyek tol, di
antaranya proyek Tol Cisumdawu, proyek Tol Pemalang – Batang Paket 4, dan
proyek Tol Bakauheni – Terbanggi Besar,” pungkasnya.




