Kamis, Juli 23, 2026

Soal Data Wisman, Kemenpar Akui Masih Lemah

Must Read

Moneter.co.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengakui masih lemah dalam hal pendataan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke berbagai wilayah di Indonesia, sehingga belum memiliki data pasti ke mana mereka pergi.

Deputi Pemasaran Wisatawan Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gede Pitana, mengatakan, ini kelemahan kami. Kami belum punya pergerakan wisatawan ke dalam negeri. Setelah mereka mendarat di Cengkareng dan di stempel imigrasi, kita tidak tahu ke mana mereka pergi.  

Pitana menyontohkan kedatangan wisatawan mancanegara ke Bandung hanya tercatat melalui Bandara Husein Sastranegara. Padahal, banyak di antara mereka datang melalui Bandara Cengkareng, Jakarta. Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Bandung juga begitu.

“Kami menghitung angka yang masuk di Husein Sastranegara. Sehingga lebih kecil dengan angka yang dihitung. Mungkin saja yang nginap di Bandung mereka yang turun di Cengkareng,” ujarnya, Jumat (25/8)..

Untuk itu, Pitana meminta agar seluruh kepala daerah yang menjadi tujuan wisata dapat bekerja sama dengan otoritas terkait di wilayahnya seperti keimigrasian. Dengan begitu, jumlah pasti wisatawan yang datang ke suatu daerah, dapat diketahui.

Pitana menyinggung jumlah uang yang mereka habiskan selama di Jakarta. Rata-rata wisatawan mancanegara menghabiskan uang hingga 1.200 dolar Amerika. Lebih tinggi dibanding di Singapura dan Malaysia. “Di Malaysia sekitar 700-an dolar, di Singapura 800-900 dolar. Itu data 2016,” pungkasnya. (Hap/Ant)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

JF3 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Ekosistem Mode dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendukung penyelenggaraan Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) 2026 yang berlangsung pada 22–29 Juli...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img