Selasa, Juli 7, 2026

Social Commerce Kian Agresif, Shopee dan Meta Perluas Kolaborasi Afiliasi di Instagram

Must Read

Persaingan di industri perdagangan digital semakin bergeser ke ranah social commerce. Shopee dan Meta memperluas kerja sama strategis dengan menghadirkan program afiliasi di Instagram, yang membuka peluang baru bagi kreator untuk memperoleh pendapatan sekaligus memperkuat strategi pemasaran digital bagi penjual dan brand.

Melalui kemitraan tersebut, kreator yang memenuhi syarat di Indonesia dan sejumlah negara lain dapat menghubungkan akun afiliasi Shopee dengan akun profesional Instagram. Selanjutnya, mereka dapat merekomendasikan produk melalui konten Reels dan Feed serta memperoleh komisi apabila audiens melakukan pembelian produk yang memenuhi syarat di Shopee.

Kolaborasi ini menjadi pengembangan dari kemitraan afiliasi Shopee dan Meta di Facebook yang diluncurkan pada 2025. Hingga Maret 2026, lebih dari 5 juta kreator di seluruh dunia telah menghubungkan akun Facebook mereka dengan akun afiliasi Shopee. Menariknya, sekitar separuh dari jumlah tersebut merupakan kreator baru di Program Afiliasi Shopee, menunjukkan semakin besarnya peran ekonomi kreator dalam mendukung pertumbuhan transaksi e-commerce.

Executive Director Brand and Growth Marketing Shopee, Peggy Zhu, mengatakan konten kreator kini menjadi bagian penting dalam perjalanan konsumen sebelum melakukan pembelian.

“Keberhasilan kami dengan kemitraan afiliasi Meta di Facebook telah menunjukkan betapa kuatnya perdagangan yang dipimpin kreator ketika konten, kepercayaan, dan belanja bersatu. Kami sangat antusias untuk membangun momentum ini dengan Instagram, memberikan lebih banyak cara kepada kreator untuk mendapatkan penghasilan dari rekomendasi produk di Reels dan Feed, sekaligus membantu pembeli menemukan dan membeli produk Shopee dengan lebih mudah. Ini adalah bagian dari komitmen Shopee yang lebih luas untuk mendukung kreator, penjual, dan brand karena konten menjadi bagian yang semakin penting dari perjalanan belanja online,” ujar Peggy.

Bagi penjual dan brand, integrasi ini menjadi saluran pemasaran baru untuk menjangkau konsumen melalui rekomendasi yang dinilai lebih autentik. Produk afiliasi dapat ditampilkan langsung dalam unggahan Reels maupun Feed lengkap dengan ikon belanja dan label komisi sehingga mempermudah pengguna beralih dari tahap menemukan produk hingga menyelesaikan transaksi di Shopee.

Di sisi lain, Shopee dan Meta juga mulai menguji solusi iklan afiliasi di sejumlah negara Asia Tenggara. Lewat skema tersebut, konten afiliasi kreator yang telah memperoleh persetujuan dapat dipromosikan sebagai iklan berbayar melalui platform iklan Meta guna memperluas jangkauan dan meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran.

Managing Director Meta Singapore, Nicole Tan, menilai kolaborasi ini akan memperkuat ekosistem kreator di Instagram.

“Dengan menghadirkan kemitraan afiliasi ke Instagram bersama Shopee, kami menciptakan lebih banyak peluang bagi kreator untuk mendapatkan penghasilan dari konten yang mereka sukai, sekaligus membantu mereka dalam meningkatkan kualitas konten,” kata Nicole.

Shopee menyebut respons awal dari peluncuran fitur afiliasi di Instagram menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dari kreator yang selama ini aktif membuat konten video pendek berisi rekomendasi produk. Dengan integrasi ini, perusahaan berharap social commerce dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan transaksi digital sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi kreator, pelaku usaha, dan brand di kawasan Asia Tenggara.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Promo Tiket Kian Agresif, Scoot Perkuat Persaingan Maskapai Berbiaya Rendah di Musim Liburan

Persaingan maskapai berbiaya rendah pada musim liburan pertengahan tahun semakin ketat. Scoot, maskapai penerbangan bertarif rendah yang merupakan anak...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img