Kamis, Januari 15, 2026

Sritex Bakal Terbitkan Surat Utang USD325 Juta di Lantai Bursa Singapura

Must Read

Moneter.id
PT
Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau
Sritex berencan
a
menerbitkan surat utang senilai US$ 325 juta. Rencananya surat utang itu akan
dicatatkan pada Bursa Singapura
(SGX-ST).

“Penerbitan
surat utang tersebut dijamin oleh anak usaha perseroan, yakni PT Sinar Pantja
Djaja, PT Bitratex Industries dan PT Primayudha Madirijaya
,” tulis Sritex diketerangan resminya, Senin (11/1).

Dalam laporan keuangan SRIL periode yang berakhir
30 September 2020, utang jangka pendek perseroan tercatat sebesar US$ 246 juta.
Rincinya, utang bank jangka pendek senilai US$ 174,3 juta, utang bank yang akan
jatuh tempo dalam waktu satu tahun senilai US$ 6,8 juta dan oblilgasi senilai
US$ 65 juta. Sedangkan utang bank jangka panjang tercatat senilai US$ 357,1
juta. Sehingga total kewajiban tercatat US$ 1,08 miliar.  

Pada kuartal III/2020, perseroan membukukan
penjualan sebesar US$ 907 juta atau naik 1,34% dibandingkan periode sama di
tahun sebelumnya yang membukukan sebesar US$ 895 juta.

Penjualan ini diperoleh dari segmen ekspor sebanyak
US$ 517 juta dan lokal US$ 390 juta. Beban pokok penjualan meningkat 3,21%%
menjadi US$ 738 juta dibandingkan kuartal III/2019 yang tercatat US$ 715 juta.

Maka demikian, laba bruto yang diperoleh US$ 168
juta atau turun 6,14% dari sebelumnya US$ 179 juta. Laba sebelum pajak
penghasilan mengalami peningkatan 0,17% menjadi US$ 80,12 juta dibandingkan periode
sama di tahun sebelumnya yang membukukan sejumlah US$ 79,98 juta.

Sementara laba periode berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 21,88% menjadi US$ 73,79 juta
dibandingkan kuartal III/2019 yang membukukan sejumlah US$ 72,21 juta.

Secara total aset, hingga periode 30 September 2020
perseroan mencatatkan peningkatan 11,61% menjadi US$ 1,73 miliar apabila
dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 yang memperoleh US$ 1,55 miliar.

Kemudian total liabilitas meningkat 0,11% menjadi
US$ 1,07 miliar dari semula Rp 966 juta dan total ekuitas naik 11,65% menjadi
US$ 661 juta dari sebelumnya US$ 592 juta. Selanjutnya dalam memacu
pertumbuhan  bisnisnya, perseroan juga memproduksi alat pelindung diri
(APD) untuk pasar ekspor. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img