Kamis, Oktober 15, 2026

QRIS

Pengguna QRIS Ditargetkan Capai 45 Juta UMKM di Tahun 2023

MONETER – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menargetkan sebanyak 45 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat menggunakan QR Indonesian Standar (QRIS) pada 2023 mendatang. "Sejauh ini kami telah mendigitalisasi lebih dari 20 juta UMKM melalui QRIS yang diluncurkan sejak Agustus 2019. Dengan...

90 Persennya Pedagang UMKM, Pengguna QRIS Tembus 19 Juta Lebih

MONETER – Bank Indonesia (BI) mencatat pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mencapai lebih dari 19 juta merchant atau pedagang hingga saat ini. Sekitar 90 persen merupakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)."QRIS adalah salah satu dari banyak inisiatif yang telah...

Pengguna QRIS tembus 12 juta merchant per awal November 2021

Moneter – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah pedagang atua merchant yang menjadi pengguna QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi pembayaran telah mencapai 12 juta hingga awal November 2021. Jumlah ini meningkat dibandingkan akhir 2020 sebanyak 5,8 juta. Gubernur Bank Indonesia (BI) ...

Target BI, pengguna QRIS hingga 2,2 juta merchant

Moneter.id – Tahun 2021, Bank Indonesia (BI) menargetkan ada 2,2 juta merchant yang menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hingga akhir 2020, tercatat 1,2 juta merchant yang sudah menggunakan QRIS. “Ini perlu usaha yang luar biasa, terutama untuk mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi pembayaran,”...

Bank Muamalat Luncurkan QRIS Dukung Transaksi Nontunai

Moneter.id – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. meluncurkan fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam rangka mendukung transaksi nontunai di Indonesia. "Kami meluncurkan fitur QR Code di Muamalat DIN dalam rangka mendukung program transaksi nontunai sekaligus mewujudkan keinginan para nasabah yang memang sudah sangat...

Tahun Ini BI Targetkan 12 Juta UMKM Terhubung dengan QRIS

Moneter.id - Pada tahun 2021, ada 12 juta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan terhubung dengan alat pembayaran QR Code Indonesian Standard (QRIS). Untuk tahun lalu telah tersambung 5,8 juta merchant secara nasional dan hampir semuanya UMKM. “Mari tahun ini kita tingkatkan...

Digitalisasi Pembayaran, OVO Jalin Kemitraan dengan Dekranas

Moneter.id – OVO menjalin kemitraan dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk memfasilitasi para perajin usaha kecil dan menengah (UKM) binaan Dekranas masuk ke dalam ekosistem pembayaran digital yang inklusif melalui QRIS serta mendukung pemasaran digitalnya.Kemitraan ini diresmikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) secara virtual oleh...

Pembayaran Digital QRIS Resmi Diterapkan di Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu Bali

Moneter.id – Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu, Bali, secara resmi mulai menerapkan pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang merupakan bentuk adaptasi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap transformasi digital di era kebiasaan baru. Direktur Pengembangan Destinasi Regional II, Wawan Gunawan, Minggu...

Penggunaan QRIS Naik 130 Persen Imbas Pandemi Covid-19

Moneter.id – Bank Indonesia menyatakan pembayaran uang nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) terus meningkat seiring dengan perubahan perilaku pembayaran masyarakat akibat pandemi COVID-19.“Total nominal transaksi QRIS itu mencapai Rp75,1 miliar atau rata-rata Rp34.177 per transaksi dengan volume transaksi terutama transaksi off net...

BJB Sosialisasi QRIS Kepada Pelaku UMKM

Moneter.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB menggelar sosialisasi tentang pengenalan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kantor Pusat Bank BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung, Kamis (12/3/2020). Sosialisasi dilakukan untuk mendorong penetrasi...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Dari Tapak ke Agenda Global: Hukum Rakyat sebagai Alternatif di Tengah Krisis Demokrasi dan Ekologis

Di tengah konflik agraria, krisis ekologis, dan persoalan pengakuan hak masyarakat adat, hukum yang dibentuk negara belum selalu mampu...
- Advertisement -spot_img