Moneter.co.id – Anak perusahaan PT Sucorinvest Inti Investama yakni, Sucorinvest Asset Management (SAM) menargetkan masuk dalam peringkat 10 besar manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia.
Direktur Investasi SAM, Jemmy Paul mengatakan, di tahun 2017 ini menargetkan tambahan dana kelelolaan Rp1 triliun, setelah pada tahun 2016 asset under management (AUM) SAM cenderung stagnan di level Rp4,3 triliun.
"Di tahun ini dana kelolaan kami targetkan Rp5,3 triliun. Pada 2020 kami harapkan SAM masuk 10 besar dari saat ini di peringkat 20 besar," ucap Jemmy di acara 'Capital Market Update' di Surabaya, Selasa (14/3).
Secara industri, hingga akhir bulan lalu, total dana kelolaan reksa dana hanya tumbuh tipis menjadi Rp455 triliun dibandingkan dengan posisi pada bulan Januari 2017 senilai Rp453 triliun. Adapun jumlah produk yang beredar di pasar mencapai 1.459 reksa dana. "Pada tahun ini, SAM akan fokus untuk menjaring lebih banyak investor ritel dan menambah dua hingga tiga produk baru," ujar lulusan Universitas Klabat, Manado ini.
Sementara itu, Investment Analyst SAM, Billy Budiman menjelaskan, pada awal tahun 2017, kondisi makroekonomi Indonesia cenderung melambat, salahsatunya karena penjualan ritel. "Contohnya, penjualan pada perusahaan ritel busana untuk kalangan menengah ke bawah cenderung turun," ucapnya.
Billy menambahkan, secara umum kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2017 tidak akan jauh berbeda dengan tahun lalu. Sehingga, sektor-sektor yang menjadi andalan adalah sektor yang digenjot oleh pemerintah.
"Sektor andalan tersebut seperti komoditas yang seiring dengan meningkatkan harga komoditas dan infrastruktur yang akan digenjot oleh pemerintah,” pungkasnya.
(HAP)




