Senin, Maret 2, 2026

Tahun Ini, Bank Mandiri Akan Tekan Kredit Bermasalah Dibawah 3,5 Persen

Must Read

Moneter.co.id – Bank pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) bermaksud akan menekan kredit bermasalah pada tahun ini. 

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, NPL kita 3,9-an persen. Tahun ini kita usahakan di bawah 3,5 persen. 

Pada triwulan I 2017 lalu, NPL gross Bank Mandiri mencapai 3,98 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata NPL industri perbankan nasional sekitar tiga persen. 

Untuk mengatasi NPL, Mandiri sendiri juga melakukan berbagai macam upaya, salah satunya restrukturisasi kredit nasabah yang macet.

“Untuk nasabah yang kooperatif kita lakukan restrukturisasi, tapi untuk yang tidak kooperatif dan ada indikasi ‘fraud’, kita bawa ke Kejaksaan,” ujar Tiko, Jumat (26/5).

Sebelumnya, Bank Mandiri memang telah menggandeng Kejaksaan Agung untuk menangani kemungkinan adanya debitur-debitur nakal dan kredit bermasalah. 

Debitur nakal seringkali sengaja membuat kreditnya macet untuk kemudian memutarbalikkan fakta dan justru menuduh pengelola bank melakukan kesalahan.

Sementara itu, dari sisi NPL secara umum, Tiko sendiri meyakini NPL industri perbankan akan membaik pada tahun ini. Ia menilai, NPL perbankan saat ini sudah mulai stabil di 3-3,1 persen secara nasional. NPL diyakini akan membaik terutama pada akhir tahun.

Pada akhir 2016 lalu, NPL gross perbankan mencapai 2,9 persen. Sejumlah pihak menilai NPL perbankan masih berpotensi mengalami peningkatan.

“Secara nasional harusnya membaik dan stabil. Dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik dan rating dari S&P kemarin, tren pembiayaan dan juga FDI (investasi asing langsung) akan meningkat dan kita ‘expect’ NPL sudah melandai dan akhir tahun harusnya sudah mulai turun,” pungkas Tiko.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Awal Maret 2026: HPE Konsentrat Tembaga Terkoreksi, HPE dan HR Emas Menguat

Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) untuk periode pertama Maret 2026 sebesar...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img