Sabtu, Maret 7, 2026

TÜV Rheinland Dukung Perusahaan Dalam Hadapi Revolusi Industri 4.0

Must Read

Moneter.id – Penyedia layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi yang terdepan
secara global, T
ÜV Rheinland menjadi sponsor Platinum di perhelatan
Asia-Pacific Conference of German Business (APK) ke-16 di Jakarta, Indonesia
yang diselenggarakan pada 1 – 3 November 2018 lalu. Sebelumnya, acara bisnis yang
diselenggarakan di wilayah Asia Pasifik dua tahun sekali ini diadakan di Hong
Kong.

Dr. Fübi,
Chairman of the Executive Board of Management, TÜV Rheinland AG mengatakan, pada gelaran APK tahun ini, TÜV
Rheinland menjabarkan keahliannya yang dapat membantu perusahaan di Asia
Pasifik, terutama di Indonesia, dalam meningkatkan kemampuannya sehingga mampu
meraih berbagai peluang bisnis di era Industry 4.0 melalui transformasi
digital.

“APK 2018 merupakan acara bisnis Jerman terdepan di Asia
Pasifik, di mana petinggi bisnis dan perwakilan pemerintah dari kedua pihak
hadir di sini,” kata Dr. Fübi
disiaran persnya, Senin (5/11).

Dr. Fübi menjelaskan, selain untuk memperluas jaringan antara pemegang
kepentingn di sektor swasta dan publik, konferensi ini merupakan platform yang
penting bagi pemimpin bisnis, pejabat dan perwakilan pemerintah, untuk terlibat
dalam diskusi mendalam yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan bisnis serta
perekenomian di Jerman dan Asia Pasifik.

“Saya senang sekali,
kami bisa memamerkan solusi terdepan dan teknologi yang canggih kepada para
peserta yang dapat membantu mereka dalam menghadapi Industry 4.0,” ucapnya.

Saat masyarakat menikmati manfaat Internet
of Things (IoT) yang nirkabel dan Industrial Internet of Things (IIoT),
berbagai risiko tidak dapat dihindari. Frekuensi, cakupan dan kecanggihan
serangan siber telah mencapai tingkatan baru di tahun 2016 lalu. Hal ini
membuat para pelaku bisnis menuntut adanya solusi untuk mengamankan sistem
suplai pusat, pertukaran data yang aman, dan adanya sistem produksi yang bisa
diandalkan.

Selain integrasi keselamatan fungsional untuk melindungan bisnis dari
gangguan teknis, serta serangan keamanan siber yang biasa terjadi, ada juga
kebutuhan yang berkaitan dengan pengamanan otomatisasi proses serta kontrol
untuk mencegah kegagalan sistem.

Mr Ralf Scheller, Chief Operating Officer,
TÜV Rheinland AG menambahkan, TÜV Rheinland melakukan ini melalui beragam
layanan, antara lain konsultasi, desain solusi, penerapan, pengujian, dan
sertifikasi Industrial Control Systems (ICS) yang disediakan untuk operator
infrastruktur, manufaktur, insinyur pabrik, dan integrator sistem di tingkat
global.

“Kami bukan hanya ingin memberikan efisiensi dan biaya yang lebih rendah
kepada perusahaan, tapi kami juga ingin mengamankan data, jaringan, serta
sistem produksi yang dimiliki pelanggan,” kata Mr Ralf Scheller.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal, Jaga Pasokan Energi Aman Selama Ramadan Idulfitri 2026

PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satgas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img