Moneter.id – Emiten
pertambangan dan alat berat, PT United Tractors
Tbk (UNTR) membukukan laba bersih Rp 1,86 triliun di kuartal I/2021.
Laba ini meningkat 2,39% dibandingkan
priode yang sama tahun lalu Rp 1,82 triliun.
“Disisi pendapatan, perseroan mencatat penurunan hingga 2,27%
menjadi Rp 17,89 triliun dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp 18,31
triliun,” tulis perseroan dalam siaran persnya di
Jakarta, Kamis (22/4).
Tulisnya, pendapatan masing-masing unit usaha seperti
mesin konstruksi sebesar Rp4,35
triliun, kontraktor penambangan (Rp6,97 triliun), pertambangan batu Bbra
(Rp3,96 triliun), pertambangan emas (Rp2,24 triliun), dan industri konstruksi
(Rp380 miliar) secara berturut-turut memberikan kontribusi sebesar 24%, 39%,
22%, 13% dan 2% terhadap total pendapatan bersih konsolidasian.
Sementara berdasarkan laporan operasional perseroan,
UNTR menjual 688 unit komatsu pada kuartal I/2021. Perolehan itu naik 11,5%
dibandingkan dengan penjualan 2019 sebesar 617 unit.
Dari penjualan alat berat itu, sebanyak 42% untuk
sektor pertambangan, 31% untuk konstruksi, 17% untuk kehutanan, dan 10% untuk
agro. Meski demikian, pangsa pasar alat berat UNTR
pada kuartal I/2021 turun menjadi 22% dibandingkan dengan kuartal I/2020
sebesar 33%.




