Moneter.id – Wakil Gubernur Steven Kandouw menyatakan,
pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) berhasil menekan angka
kemiskinan hingga 7,8%.
“Berbicara mengenai masalah kemiskinan, pemerintah pusat
melakukan penetrasi pada penanggulangan kemiskinan lewat Dana Alokasi Khusus
(DAK),” kata Wagub di Manado dilansir Antara, Senin (27/8).
Substansi dari penyelenggaraan pemerintahan yakni mengatasi
kemiskinan, hal ini dapat dijawab dengan keberhasilan pemerintah daerah menekan
angka kemiskinan.
“Angka kemiskinan sebelumnya mencapai 8,2%, tahun 2016
turun menjadi 7,9% namun di tahun 2017 mampu ditekan hingga 7,8% dari jumlah
penduduk,” ujarnya.
Menurunnya angka kemiskinan ini, lanjut Steven Kandouw
merupakan hasil kerja semua pihak antara pemerintah provinsi dengan kabupaten
dan kota. “Penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan melalui cara
sistemik, jangan parsial/holistik dan harus terpadu,” ujarnya.
Menurutnya, dengan tiga cara ini kemiskinan di setiap kabupaten
dan kota secara bertahap dapat diturunkan. Ingat baik-baik sederhana saja
sistemik, holistik, terpadu.
“Faktor pendidikan dan kesehatan menjadi penting dalam
pencegahan kemiskinan, di samping meningkatnya pertumbuhan ekonomi,” ucap
Wagub.
Wagub berharap para pemangku kepentingan terus meningkatkan
kinerja penanggulangan kemiskinan, peran kelembagaan dan keberpihakan anggaran
dan program penanggulangan kemiskinan, serta meningkatkan kinerja pemanfaatan
basis data terpadu.
(HAP)




