Seminar dan workshop yang digelar SGU didukung oleh BSSN, serta Indonesian Honeynet Project, Sabtu (18/1/2020).

SGU Siapkan Lulusan 'Master of Information Technology' Antisipasi Serangan Siber

21 Januari 2020

Moneter.id - Industri 4.0 merupakan sebuah fase revolusi yang melibatkan berbagai aspek teknologi digital ke dalam ruang lingkup yang lebih luas. Termasuk salah satunya ke dalam industri bisnis maupun organisasi yang bertransformasi dengan perubahan teknologi terbaru. Sehingga proses kinerja berlangsung lebih efisien dalam menghasilkan produk maupun layanannya.

Namun tak dipungkiri, revolusi teknologi tersebut tak luput dari permasalahan. Salah satunya keamanan siber yang diakibatkan oleh kerentanan sensor Internet of Things (IoT). Permasalahan lain juga dapat terjadi pada sistem kontrol cerdas (smart control system) yang dapat mengakibatkan sistem tidak berfungsi dan mengganggu operasi di berbagai fasilitas publik.

Dalam mewujudkan visi tersebut, Swiss German University (SGU) sebagai universitas internasional pertama di Indonesia, telah memperkenalkan konsentrasi Cyber Security pada program Master of Information Technology (MIT) sejak 2009 yang kini telah resmi bekerja sama dengan Badan Siber  dan Sandi Negara (BSSN).

BSSN dan MIT dari SGU tergabung dalam program bernama Indonesian Honeynet Project. Di mana projek tersebut memiliki misi untuk menanggulangi permasalahan serangan siber melalui program edukasi.

Salah satunya pada Sabtu, 18 Januari 2020, SGU yang didukung oleh BSSN, serta Indonesian Honeynet Project mengadakan seminar dan workshop yang mengarahkan sumber daya manusia (SDM) untuk menciptakan kesadaran publik bahwa berbagai ancaman keamanan dunia maya penting bagi semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat, dalam rangka menciptakan komunitas cyber yang aman secara nasional.

Deputy Head of Master of Information Technology Study Program,SGU, Charles Lim,  mengatakan bahwa acara yang dihadiri oleh kurang lebih 223 peserta ini di harapkan dapat diterapkan dengan mudah dan membantu proses perkembangan teknologi di era industri 4.0 pada organisasi masing-masing.

“Dalam jangka waktu panjang dan bersamaan akan membantu meningkatkan infrastruktur disetiap industri khususnya dalam negeri,” tutupnya.


TERKINI