Rabu, Juli 29, 2026

ASLC Diversifikasi Bisnis Lelang, Siapkan Anak Usaha Baru di Tengah Perlambatan Pasokan Kendaraan

Must Read

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mempercepat langkah diversifikasi usaha dengan membentuk anak usaha baru yang bergerak di bisnis lelang non-otomotif. Strategi tersebut ditempuh di tengah berkurangnya pasokan kendaraan dari perusahaan pembiayaan yang mulai memengaruhi kinerja bisnis balai lelang JBA Indonesia.

Perseroan membentuk PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI) sebagai kendaraan ekspansi ke bisnis lelang non-kendaraan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas sumber pendapatan di luar bisnis otomotif.

Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk, Jany Candra, mengatakan pembentukan ASLI didukung oleh kesiapan sistem digital yang telah dibangun Perseroan selama beberapa tahun terakhir. “Digitalisasi yang sudah solid telah memudahkan setiap orang yang berniat mengikuti lelang di JBA. Calon peserta tinggal mengunduh platform, lalu mendaftar dan mentransfer uang jaminan yang semuanya dilakukan secara online. Setelah itu peserta bisa langsung ikut lelang JBA melalui perangkat elektronik yang tersambung internet dari seluruh Indonesia,” ujar Jany.

Menurutnya, digitalisasi tersebut menjadi fondasi penting bagi Perseroan untuk memperluas model bisnis ke sektor lelang non-otomotif. “Ini merupakan langkah strategis Perseroan untuk melakukan diversifikasi usaha ke bisnis lelang non-kendaraan,” imbuhnya.

Di tengah ekspansi tersebut, ASLC tetap membukukan pertumbuhan kinerja pada semester I 2026. Pendapatan Perseroan naik 31,9% secara tahunan menjadi Rp589,9 miliar dengan laba bersih mencapai Rp8,9 miliar.

Pendorong utama pertumbuhan masih berasal dari Caroline.id yang membukukan pendapatan Rp493,4 miliar atau melonjak 57,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp313,4 miliar. Jany menilai capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi Perseroan di pasar kendaraan bekas nasional.

“Melalui kinerja Caroline.id tersebut, kita bisa membaca bahwa ASLC semakin menjadi automotive omnichannel marketplace utama di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, bisnis balai lelang JBA masih menghadapi tekanan akibat menurunnya pasokan kendaraan dari perusahaan pembiayaan. Volume lelang pada kuartal II 2026 tercatat turun tipis menjadi 23,6 ribu unit dibandingkan 23,9 ribu unit pada kuartal sebelumnya. Meski demikian, JBA tetap mencatatkan pendapatan Rp98,4 miliar, sedangkan MotoGadai menyumbang pendapatan sebesar Rp1,3 miliar.

Ke depan, ASLI akan memanfaatkan sinergi dengan ekosistem ASLC melalui penggunaan infrastruktur, jaringan, basis pelanggan, dan kapabilitas operasional yang telah dimiliki Grup. Perseroan menargetkan anak usaha tersebut mulai beroperasi penuh setelah seluruh perizinan dari instansi berwenang diperoleh.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

CLEO Percepat Ekspansi, Tiga Pabrik Baru Disiapkan untuk Dongkrak Penjualan 2026

Emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), mempercepat ekspansi bisnis pada tahun ini melalui...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img