PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan pembiayaan otomotif lebih dari 40% pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun fiskal 2024. Pertumbuhan tersebut terjadi di tengah pasar otomotif Indonesia yang mengalami kontraksi sekitar 10%-12% sepanjang 2025.
Kinerja tersebut turut mengantarkan Danamon meraih penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia dalam ajang The Asian Banker Indonesia Awards 2026 yang digelar pada 20 Agustus 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Danamon mengembangkan ekosistem pembiayaan otomotif terintegrasi dan menghadirkan solusi finansial bagi nasabah.
Consumer Funding & Wealth Business Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk Ivan Jaya mengatakan, pembiayaan otomotif menjadi salah satu strategi Danamon untuk memperluas hubungan dengan nasabah sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan bisnis jangka panjang.
“Kami melihat pembiayaan otomotif sebagai salah satu sarana untuk memperluas hubungan dengan nasabah dan memberikan nilai tambah dalam jangka panjang. Melalui sinergi MUFG, Danamon dan Adira Finance, kami tidak hanya membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan kepemilikan kendaraan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi melalui beragam solusi keuangan yang holistik di setiap tahap perjalanan finansial mereka,” ujar Ivan dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2026).
Pertumbuhan pembiayaan tersebut ditopang strategi penyaluran yang selektif dengan fokus pada segmen emerging affluent dan affluent. Danamon juga menerapkan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas portofolio di tengah kondisi industri otomotif yang masih menghadapi tekanan.
Dalam ekosistem tersebut, Adira Finance berperan dalam pengembangan produk, operasional, serta proses penagihan. Sementara itu, Danamon memperkuat distribusi melalui jaringan cabang, kanal digital, program payroll, dan tim relationship management.
Sinergi dengan MUFG juga menjadi bagian penting dalam strategi akuisisi nasabah. Basis nasabah korporasi MUFG membuka peluang untuk memperoleh nasabah baru melalui program employee banking dan payroll-linked acquisition.
Selain mendorong pembiayaan otomotif, strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat bisnis perbankan ritel Danamon. Nasabah pembiayaan kendaraan berpotensi menjadi basis untuk meningkatkan penggunaan produk perbankan lainnya, mulai dari tabungan dan deposito hingga Wealth Management dan kartu kredit.
Dari sisi digital, Danamon mengintegrasikan proses pembiayaan melalui aplikasi D-Bank PRO. Nasabah dapat melihat katalog kendaraan, melakukan simulasi pembiayaan hingga mengajukan pembiayaan secara digital dalam satu alur.
Danamon juga memperluas akuisisi calon nasabah melalui berbagai collaboration event bersama Adira Finance dan entitas MUFG Group, termasuk kegiatan test drive. Selain itu, ajang pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) dimanfaatkan untuk memperluas penetrasi pasar.
Untuk menjaga kualitas aset, Danamon menerapkan proses pra-seleksi serta memanfaatkan data internal mengenai perilaku nasabah dalam proses penilaian risiko. Strategi ini memungkinkan bank mengejar pertumbuhan pembiayaan dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian.
“Ekosistem ini tidak hanya menghadirkan produk pembiayaan, tetapi juga mencerminkan komitmen Danamon untuk membangun hubungan perbankan yang lebih luas dengan nasabah. Kami melihat peluang untuk memperdalam hubungan tersebut melalui produk tabungan, deposito, Wealth Management, kartu kredit, dan layanan perbankan lainnya,” tambah Ivan.
Integrasi pembayaran angsuran melalui rekening tabungan Danamon juga diharapkan dapat meningkatkan kemudahan bagi nasabah sekaligus memperkuat keterikatan dengan bank.
Dengan sekitar dua juta nasabah dan jaringan distribusi yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia, Danamon terus mengembangkan pembiayaan otomotif sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem perbankan ritel dan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.




