Rabu, Januari 14, 2026

Sensus Penduduk 2020 Secara Online Dimulai Malam Ini Pukul 00.00 WIB

Must Read

Moneter.id – Badan Pusat Statistik (BPS) akan memulai pendataan Sensus
Penduduk 2020 (SP2020) secara daring atau online mulai besok, Sabtu 15 Februari
2020 atau dini hari nanti pukul 00.00 WIB.

“Masyarakat hanya perlu menyiapkan e-KTP dan Kartu
Keluarga (KK) yang di dalamnya terdapat Nomor Induk Kependudukan (NIK),” kata Kepala
BPS Suhariyanto di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Lalu, katanya, kalau mereka mempunyai Akta Pernikahan,
silakan dimasukkan, tetapi kalau tidak ada, itu akan tetap jalan.

“Langkah-langkah yang perlu dicermati saat masyarakat
mengisi data identitas mereka seperti, pertama, yakni masyarakat tinggal
membuka situs resmi Sensus Penduduk sensus.bps.go.id,”
kata Suhariyanto.

Kemudian, masukkan NIK dan KK serta kode captcha yang terlihat dalam layar,
setelah itu klik “cek keberadaan”.

Selanjutnya, masyarakat akan diminta membuat sandi kunci
atau password yang hanya berlaku
untuk seluruh anggota dalam satu KK.

“Nanti setiap KK password-nya
hanya satu. Kalau satu KK ada lima orang, password-nya
harus sama. Bisa diisikan semuanya, bisa juga masing-masing, tapi password -nya harus sama,” kata
Suhariyanto.

Pada pendataan tersebut, masyarakat akan diminta menjawab
22 pertanyaan data dasar, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, agama, tempat
tinggal sekarang, pendidikan terakhir hingga pekerjaan.

“Dengan begitu, seluruh anggota dalam satu KK, baik itu
bayi sampai manula dapat terekam data dasar pribadi mereka lewat Sensus
Penduduk 2020 ini,” paparnya.

Apabila masyarakat mengalami kendala dalam pemasukan
data, mereka bisa mencoba tiga kali.

Namun, jika tetap tidak bisa, setelahnya ada
pemberitahuan bahwa akan ada petugas Sensus yang mendatangi rumah mereka pada
bulan Juli mendatang.

“Petugas akan mendatangi, katakanlah dalam satu RT
ada 100 rumah tangga. Misal yang 25 sudah secara online, yang online kita
centang dan yang belum kita datangi bersama Ketua RT untuk mendampingi
melakukan pendataan,” kata Suhariyanto.

Dalam melaksanakan SP2020 secara online, BPS telah
mendapat dukungan dari Badan Siber dan Sandi Negara, Institut Teknologi
Bandung, Biro Statistik Australia, dan Kementerian Kominfo guna menguatkan
jaringan komunikasi dan internet dan keamanan data.

Ada pun dalam SP2020 ini, BPS menggunakan metode
kombinasi (combine method) yang
menggunakan data administrasi pendudukan dari Ditjen Kependudukan dan Catatan
Sipil (Dukcapil) sebagai basis data dasar.

Data administrasi Dukcapil tersebut menjadi dasar untuk
menghasilkan satu data kependudukan.

Sementara untuk periode Sensus Penduduk Online (SP
Online) akan dimulai pada 15 Februari-31 Maret 2020. Bagi penduduk yang belum
mengikuti SP Online, mereka akan didatangi Petugas sensus untuk melakukan
Sensus Penduduk Wawancara dengan menggunakan HP/tablet atau kuesioner kertas
selama bulan Juli 2020.

Data penduduk yang dihasilkan melalui SP2020 merupakan
data dasar yang dapat digunakan untuk membuat kebijakan di berbagai bidang
seperti pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan lain sebagainya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img