Minggu, Maret 1, 2026

Jadi Satu-satunya Perbankan di Indonesia yang Perangi Perubahan Iklim, BTN Raih Apresiasi dari CDP

Must Read

MONETER
– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. meraih apresiasi dari Carbon Disclosure Project (CDP) atas
partisipasi, inisiatif, dan konsistensi perseroan dalam menerapkan berbagai
strategi bisnis yang ikut memerangi perubahan iklim.


“Perseroan berkomitmen penuh dalam memerangi
perubahan iklim. Sebagai wujud komitmen tersebut, seluruh pembiayaan perumahan
yang disalurkan perseroan wajib memiliki Analisis Dampak Lingkungan (Amdal),”
kata Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo di Jakarta, Senin (15/8/2022).


Adanya apresiasi dari CDP, tambah Haru, menjadi
bukti dari upaya perseroan memprioritaskan kelangsungan lingkungan hidup dalam
menjalankan bisnisnya.“Apresiasi ini menjadi motor penyemangat bagi Bank BTN
untuk terus berjuang dalam memerangi perubahan iklim yang semakin terasa dari
waktu ke waktu. Karena kami tidak hanya membiayai rumah sebagai tempat tinggal,
tapi juga turut menjaga bumi sebagai tempat hidup yang aman,” jelas Haru.


Pada 2021, CDP mengapresiasi pengungkapan dan
kinerja Bank BTN terkait perubahan iklim (
climate
change
). Founder BGK Foundation, Deni Daruri menuturkan CDP memberikan
rating C kepada Bank BTN dalam kuesioner
climate
change
.


Dibandingkan dengan 2019, kata Deni, rating Bank BTN
naik 4 level, dari rating F atau tidak merespon menjadi C di 2021.”Rating
C sendiri berarti perusahaan telah memasuki level
awareness terkait perubahan iklim, memiliki pemahaman terkait isu
perubahan iklim dan dampak yang dihasilkan,” papar Deni.


Kata Deni, Bank BTN menjadi satu-satunya perbankan di
Indonesia yang merespons kuesioner
climate
change
, mendapatkan rating penilaian, dan dipublikasikan pada situs resmi
CDP.


“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan konsistensi
dari Bank BTN dalam memerangi perubahan iklim. Bank BTN telah memetakan
berbagai risiko dan peluang terkait perubahan iklim, mengukur dampak finansial
yang terjadi, serta mengukur strategi dan biaya yang harus dikeluarkan untuk
mengatasi risiko dan peluang perubahan iklim,” papar Deni.


Berbagai kegiatan penghematan energi dan pembiayaan
hijau, kata Deni, juga telah dilakukan Bank BTN sejalan dengan program-program
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) perseroan. “Dengan transparansi
dan usaha peningkatan kinerja perubahan iklim, Bank BTN turut berkontribusi dalam
upaya pencapaian penurunan emisi nasional dan global,” ungkap Deni.


Sebagai informasi, CDP merupakan organisasi
internasional yang bersifat independen. Organisasi tersebut memegang koleksi
data global terbesar mengenai perubahan iklim, hutan, dan air. CDP juga menjadi
jantung dari investasi serta keputusan dan kebijakan bisnis.


CDP merupakan platform yang lahir pada tahun 2000 di
London, Inggris. CDP digunakan oleh sekitar 590 investor yang memegang total
modal senilai US$110 triliun dan 9.600 perusahaan di seluruh dunia termasuk
Bank BTN. BGK sendiri merupakan bagian dari CDP tersebut.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kemenag RI Gandeng British Council Perkuat Guru Bahasa Inggris Madrasah

Dengan 41.833 guru madrasah yang tersebar di seluruh Indonesia, penguatan kualitas guru menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img