Sabtu, Maret 7, 2026

Akhir Desember 2017, Kemenperin Bakal Uji Coba 10 Mobil Listrik

Must Read

Moneter.co.id – Kementerian Perindustrian
akan melakukan uji coba terhadap dua model dari 10 mobil listrik milik
Mitsubishi pada akhir Desember 2017. Uji coba ini untuk mendukung riset lebih
jauh mengenai regulasi yang akan diterbitkan terkait kendaraan “hijau” di
Indonesia.

“Kami berharap
regulasi dan fasilitasnya akan keluar pada awal tahun depan. Sehingga insentif
untuk mobil listrik ini akan dipacu,” kata Menteri Perindustrian Airlangga
Hartarto seusai meresmikan pabrik PT Sokonindo Automobile di Serang, Banten,
Selasa (28/11).

Sebelumnya, Menperin menyampaikan bahwa salah satu produsen otomotif terbesar
di Jepang tersebut akan memberikan bantuan berupa 10 unit prototipe kendaraan
listrik untuk penelitian di Indonesia.

Baca juga: Mau Lihat Hasil Kelulusan CPNS Tahun 2017 Kemenperin? Cek Disini

Airlangga
mengungkapkan, pemerintah sedang mengkaji strategi pengembangan kendaraan
listrik yang akan diproduksi oleh industri otomotif di Tanah Air. Rencananya
juga berupaya menurunkan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk
kendaraan yang ramah lingkungan, termasuk mobil hybrid, listrik, atau semacamnya.

Jenis alat
transportasi ini akan masuk dalam program pemerintah guna
mendorong
produksi kendaraan beremisi karbon rendah atau low carbon emission vehicle (LCEV).

“Pengembangan
teknologi hybrid atau electric vehicle pada kendaraan,
diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus juga mengurangi
impor bahan bakar minyak (BBM),”
tuturnya.

Menperin menjelaskan, diversifikasi
BBM ke arah bahan bakar gas, bahan bakar nabati, atau tenaga listrik sebagai
jawaban atas kebutuhan energi alternatif saat ini di sektor transportasi yang
juga mampu menghasilkan manfaat ekonomi secara inklusif.

“Pemerintah menargetkan pada tahun 2025 sekitar 25 persen atau 400
ribu unit kendaraan LCEV sudah masuk pasar Indonesia. Sejumlah produsen telah
menyiapkan produknya untuk dipasarkan,” ujarnya.

Contohnya, PT
Nissan Motor Indonesia
yang telah menghadirkan mobil listrik Note e-Power yang pernah diuji oleh Menperin, beberapa
waktu lalu.

Selain itu,
PT Sokonindo Automobile mengaku siap untuk mengembangkan mobil listrik di
Indonesia. Perusahaan patungan antara Sokon Group Co.Ltd. asal Hong Kong dan PT
Kaisar Motorindo Industri ini menargetkan dalam tiga tahun ke depan akan
memproduksi mobil listrik di dalam negeri.

“Kami memiliki pusat RnD di Ann
Harbour Michigan dan kami juga punya pusat riset untuk mobil listrik dan autonomous driving,” kata CO-CEO PT
Sokonindo Automobile, Alexander Barus.

Alex pun
memastikan, pihaknya telah mempunyai pengalaman memproduksi mobil listrik.
Dalam hal ini, Sokonindo siap memasuki teknologi mobil listrik dan akan
bergerak dari Indonesia menuju global.

“Kami sudah memproduksi mobil listrik di
China, dan soal kesiapan di sini kami lihat bagaimana nanti regulasi mobil
listrik yang dibuat oleh pemerintah,” paparnya.

Model lain
yang tercakup dalam LCEV adalah mobil hibrida. Untuk model ini, produsen yang
melakukan pengembangan adalah PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT
Suzuki Indomobil Sales, dan BMW Indonesia. Beberapa model bahkan mulai
dipasarkan, seperti BMW i8, Toyota Camry hibrida, dan Alphard hibrida, serta
Suzuki Ertiga hibrida. (HAP)

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal, Jaga Pasokan Energi Aman Selama Ramadan Idulfitri 2026

PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satgas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img