PT Petrokimia Gresik mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan keandalan operasional dan efisiensi produksi di tengah kompleksitas industri pupuk yang semakin tinggi. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Schneider Electric dengan mengadopsi berbagai solusi berbasis Internet of Things (IoT) dan analitik canggih.
Implementasi platform EcoStruxure milik Schneider Electric memungkinkan Petrokimia Gresik memantau kondisi aset secara real time, menjalankan pemeliharaan secara prediktif, serta menekan risiko gangguan operasional. Hasilnya, perusahaan mampu menurunkan downtime hingga 20% dan menghemat biaya pemeliharaan sebesar 10%.
President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan mengatakan integrasi elektrifikasi, otomasi, dan digitalisasi menjadi fondasi penting bagi peningkatan daya saing industri nasional.
“Sebagai mitra teknologi energi, Schneider Electric berperan dalam mendukung industri membangun operasional yang tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh dan berkelanjutan. Kemitraan dengan Petrokimia Gresik mencerminkan bagaimana integrasi elektrifikasi, otomasi, dan digitalisasi dapat menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing industri nasional,” kata Martin dalam keterangan resminya, Selasa (17/6).
Sebagai produsen pupuk terlengkap di Indonesia, Petrokimia Gresik menghadapi tantangan menjaga kesinambungan produksi yang sangat bergantung pada keandalan sistem kelistrikan. Salah satu fokus perusahaan adalah meningkatkan visibilitas kondisi transformer yang menjadi aset vital dalam menjaga pasokan listrik.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, perusahaan mengimplementasikan EcoStruxure Transformer Expert yang memungkinkan pemantauan kondisi transformer secara real time. Teknologi tersebut memanfaatkan sensor dan analitik untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai performa aset sehingga potensi kerusakan dapat dideteksi lebih dini.
Selain itu, Petrokimia Gresik juga memanfaatkan EcoStruxure Asset Advisor yang didukung perangkat MCSeT, MV Drive, dan PLC M580. Sistem ini memungkinkan pemantauan selama 24 jam dan menghadirkan kemampuan diagnosis prediktif untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data, sekaligus meningkatkan efisiensi energi dan stabilitas operasional.
Untuk memperkuat pengawasan fasilitas yang tersebar di berbagai lokasi, perusahaan turut mengimplementasikan EcoStruxure Geo SCADA Expert. Solusi tersebut memungkinkan pemantauan dan pengendalian proses produksi serta pengolahan material secara real time melalui konektivitas berbasis cloud, sehingga mempercepat respons terhadap perubahan kondisi operasional dan mendukung implementasi Industri 4.0.
SVP Pemeliharaan Petrokimia Gresik Iwan Febrianto mengatakan digitalisasi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga kinerja operasional secara berkelanjutan sekaligus mendukung pasokan produk bagi sektor pertanian nasional.
“Pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah strategis bagi kami dalam meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan. Dengan mengadopsi solusi dari Schneider Electric, kami telah mentransformasi cara kami memantau dan mengelola aset kritikal, sehingga mampu meningkatkan keandalan, mengurangi risiko downtime, serta memberdayakan operasional kami dengan insight berbasis data. Langkah ini tidak hanya memperkuat efisiensi dan keandalan produksi, tetapi juga komitmen kami dalam menyediakan produk berkualitas bagi sektor pertanian nasional dan mendukung masa depan operasional yang lebih berkelanjutan,” ujar Iwan.




