Moneter.co.id – Ditengah
perubahan konsumen ini, brand smartphone global asal Tiongkok pun
semakin ingin memantapkan komitmennya di tanah air.
Perusahaan smartphone
terkemuka, Vivo Smartphone semakin serius menunjukkan ekspansi pasar; salah
satunya dengan rencana menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi
smartphone.
Vivo yang
tercatat oleh IDC sebagai 5 besar brand smartphone di Tanah Air dengan
persentase market share 7.5% per Q3 2017 masuk di Indonesia dengan
menawarkan V-Series membawa keunggulan kamera depan ditengah tren selfie yang
sedang digandrungi di pasar Asia.
Edy Kusuma, Brand Manager Vivo Indonesia mengatakan, langkah ini terbukti cukup efektif mendorong
semakin naiknya market share Vivo di Indonesia.
“Tingginya
tingkat penerimaan konsumen, terutama pada segmen smartphone menengah Rp 2 juta
– Rp 5.5 juta, turut berkontribusi terhadap prestasi positif Vivo di pasar
Indonesia pada tahun lalu,” ujarnya disiaran resminya, Selasa (6/3).
Terkait rencana
Vivo tahun 2018 ini, lanjut Edy,
tahun ini, ada 3 hal yang Vivo akan
lakukan, yaitu pertama, memperkuat distribusi unit Vivo di daerah luar Jawa. “Kedua, memperbanyak pemasaran online yang sudah dilakukan mulai tahun
lalu dengan official store,” ucapnya.
Ketiga, lanjut Edy, Vivo akan menghadirkan produk berinovasi tinggi
dengan layanan after sales berkualitas dan fitur-fitur terbaru.
Mengenai strategi
Vivo selanjutnya dalam waktu dekat. “Masih
ada waktu untuk Vivo menyiapkan kejutan terbaru pada kuartal 1/2018 ini. Tunggu
saja,” ungkap Edy.
(TOP)




