Senin, Maret 2, 2026

Waspada Diabetes dan Kerusakan Ginjal, Pepsodent Ajak Masyarakat Perhatikan Kesehatan Gigi dan Mulut

Must Read

Moneter.co.id – Bertepatan
dengan
Hari Kesehatan Gigi dan Mulut
Sedunia 2018
, Pepsodent
mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli menjaga kesehatan gigi dan
mulut agar terhindar dari masalah gigi berlubang dan masalah kesehatan tubuh
lainnya.

Bekerja sama
dengan 65 cabang Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) di seluruh Indonesia,
Hari Kesehatan Gigi dan Mulut tahun ini menjadi  rangkaian awal dari School Program Unilever yang akan
diselenggarakan di 17 provinsi, 53
kabupaten/kota dan ditargetkan akan menjangkau 1,5 juta anak-anak di seluruh Indonesia.

drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. selaku Division
Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever
Indonesia mengungkapkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan pilar Unilever
Sustainable Living Plan dalam mendorong 1 milyar orang di seluruh dunia untuk
mengambil tindakan dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan termasuk kesehatan
gigi dan mulut di Indonesia.

“Topik
yang   diangkat tahun ini telah sejalan dengan tema dari FDI 
(World Dental Federation yaitu “Say
Ahh! Think Mouth, Think Health”
yang memiliki 4 fokus utama yaitu; kesehatan gigi dan mulut itu
lebih dari senyuman yang menawan, mempunyai hubungan dua arah  dengan
kesehatan tubuh di mana satu sama lain saling mempengaruhi karena merupakan
satu kesatuan, dan memiliki faktor resiko yang sama,” ucapnya disela peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut di SDN
Tebet Timur 01 Pagi Jakarta Selatan, Selasa (20/3)

Sementara, Dr. drg. Hananto Seno, Sp.BM., MM
selaku Ketua Pengurus Besar Persatuan
Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) memaparkan, kegiatan Hari Kesehatan Gigi
dan Mulut Sedunia 2018 merupakan bentuk  dukungan PDGI dan Pepsondent dari
program pemerintah Menuju Indonesia Bebas Karies 2030.

“PDGI menyadari
bahwa saat ini pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga
kesehatan gigi dan mulut masih kurang, sebab masyarakat lebih menaruh perhatian
terhadap kesehatan tubuh lainnya,” ujarnya.

Hananto
menjelaskan, disinilah peran aktif dokter gigi sangat diperlukan dalam
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut serta
memerangi masalah gigi berlubang, melalui ajakan menyikat gigi dua kali sehari
(setelah sarapan dan dan sebelum tidur) dan rutin memeriksakan gigi ke dokter
setidaknya 6 bulan sekali.

Pada kesempatan
yang sama, Dr. Seno, Dr. Dicky Levenus
Tahapary, SpPD, PhD selaku Dokter
Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)
menjelaskan proses munculnya indikator kesehatan tubuh pada kondisi gigi dan
mulut.

“Kondisi gigi
dan mulut mampu mencerminkan atau memberikan tanda dari penyakit di dalam
tubuh. Beberapa kasus yang sering dijumpai, seperti gusi berdarah dan gigi yang
tanggal dalam jumlah banyak memiliki korelasi dengan kesehatan tubuh dan
penyakit sistemik seperti diabetes melitus, kerusakan ginjal, penyakit jantung
dan pernafasan. Lebih lanjut lagi, gusi berdarah
menandakan penumpukan bakteri yang dapat berubah menjadi plak kalsifikasi 
menyebabkan infeksi  sampai ke tulang pendukung gigi,” paparnya.

Dr. Dicky
menjelaskan lebih lanjut bahwa penyakit tubuh yang memunculkan tanda pada
kondisi gigi dan mulut adalah kerusakan ginjal. “Kondisi tubuh yang mengalami
kerusakan ginjal dapat menurunkan kualitas dari tulang, termasuk rahang,”
terangnya.

Menurut Dicky,
situasi tersebut dapat mempengaruhi tanggalnya gigi secara prematur, infeksi
gigi, dan periodontitis. Penderita kerusakan
ginjal akan terganggu indera perasanya dan akan timbul bau nafas tidak sedap.

Selain itu,
perubahan pada tulang juga dapat terjadi karena tubuh tidak dapat menyerap
kalsium dengan baik. Oleh karena itu penderita kerusakan ginjal berisiko
kehilangan kepadatan tulang pada rahang yang menyebabkan gigi menjadi longgar
dan kemudian tanggal.

 “Kami
berharap perayaan Hari Kesehatan Gigi dan Mulu Sedunia 2018 dapat mengedukasi
masyarakat agar mempunyai senyum sehat cemerlang untuk ‘Senyum Satu Indonesia’.” tutup
drg. Mirah.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Awal Maret 2026: HPE Konsentrat Tembaga Terkoreksi, HPE dan HR Emas Menguat

Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) untuk periode pertama Maret 2026 sebesar...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img