Minggu, Maret 1, 2026

Jokowi Apresiasi Kemenperin Luncurkan Making 4.0

Must Read

Moneter.co.id – Presiden Joko
Widodo memberikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian yang sigap
dan serius menyiapkan
roadmap (peta
jalan) implementasi Industri 4.0 atau Making Indonesia 4.0 untuk diterapkan di
Tanah Air. Peta jalan ini akan menjadi suatu landasan pertumbuhan ekonomi
Indonesia di masa mendatang.

“Selain
menciptakan lapangan kerja baru, implementasi Industri 4.0 di Indonesia harus
memastikan pertumbuhan secara inklusif, yang melibatkan seluruh lapisan ekonomi
masyarakat,” kata Presiden pada
acara Peluncuran Making Indonesia 4.0 sebagai bagian rangkaian acara
Indonesia Industrial Summit 2018 di Jakarta, Rabu (4/4).

Jokowi meminta agar implementasi Industri 4.0 tidak hanya
membidik kepada perusahaan besar saja, namun juga usaha mikro kecil dan
menengah (UMKM). “Ke depannya, UMKM harus dapat memahami dan mudah dalam
mengakses dan menggunakan teknologi sehingga lebih berdaya saing,”
ujarnya. 

Menurut Kepala
Negara, penamaan Making Indonesia 4.0 sangat tepat karena memliki arti yang
bagus, yaitu membangun kembali perindustrian Indonesia ke era baru pada
revolusi industri keempat yang terdapat beberapa aspirasi besar untuk
merevitalisasi industri nasional secara menyeluruh.

Baca juga: Roadmap Making Indonesia 4.0 Resmi Diluncurkan

“Harapannya dengan implementasi Industri
4.0 ini, Indonesia dapat mencapai Top Ten ekonomi globalpada tahun 2030,
melalui peningkatan angka ekspor netto kita kembalikan sebesar 10% dari PDB,”
ungkapnya.

Selain itu, aspirasi lainnya adalah
peningkatan produktivitas dengan adopsi teknologi dan inovasi, serta mewujudkan
pembukaan lapangan kerja baru sebanyak 10 juta orang pada tahun 2030.

Melalui
peluncuran Making Indonesia 4.0, Presiden menetapkan sebagai salah satu agenda
nasional bangsa Indonesia yang perlu dijalankan secara bersinergi. “Kementerian
Perindustrian akan menjadi Leading Sector
dan saya minta kepada kementerian dan lembaga lainnya, serta pemerintah daerah
dan pelaku-pelaku usaha untuk mendukung penuh program ini sesuai dengan tugas
dan fungsi masing-masing demi kesuksesan dan kemajuan bangsa yang kita cintai
ini,” paparnya.

Presiden Jokowi
meresmikan secara langsung Peluncuran Making Indonesia 4.0
dan Pembukaan Indonesia
Industrial Summit 2018 didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Darmin Nasution dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Pada kesempatan tersebut, Menperin juga sempat
menyerahkan Roadmap
Making
Indonesia 4.0 kepada Presiden.

Dalam
laporannya, Airlangga menyampaikan,
Kemenperin menginisiasi penyusunan peta jalan
Industri 4.0 ini berdasarkan arahan Presiden Jokowi yang tak henti-hentinya
berkampanye ke segala penjuru Tanah Air, baik itu dalam rapat kabinet, forum
bisnis, maupun temu masyarakat, yang menekankan pentingnya Indonesia untuk
bersiap diri dalam menghadapi revolusi industri keempat.

“Dengan penuh kepercayaan diri, Bapak Presiden menekankan bahwa
Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam meloncat ke dalam era baru ini. Untuk
itu, dalam proses penyusunanannya, kami juga berdiskusi dengan banyak pihak
seperti
Fraunhofer, JICA,
JETRO, dan secara khusus dengan AT Kearney,” tuturnya.

 Selain itu, lanjut Menperin, pihaknya pun juga mengikuti saran Presiden
untuk melakukan diskusi dan pendekatan-pendekatan dengan negara-negara yang
telah menjadi mitra utama Indonesia. Misalnya, Jepang, Singapura dan China
untuk berbicara dengan pelaku bisnis di sana agar mendapat masukan mengenai
implementasi Industri 4.0.

“Secara khusus, kami juga mengikuti kegiatan internasional seperti World
Economic Forum. Dan, Alhamdulillah, mereka semua menyambut positif mengenai
inisiatif ini, bahkan mereka meminta Indonesia dapat berbicara di World
Economic Forum ASEAN akhir tahun ini,” paparnya.

Menperin pun memastikan, implementasi Industri 4.0 akan dapat
mentransformasi ekonomi Indonesia ke arah yang lebih maju. “Karena digital
ekonomi membuat yang belum bankable
menjadi punya akses terhadap pembiayaan, usaha-usaha mikro, kecil, menengah
sehingga akan mampu memperluas akses pasarnya dengan memanfaatkan marketplace,” ungkapanya.

Jelang akhir laporannya, Menperin sempat memberi pantun, “Kami mohon berkenan Bapak Presiden
untuk menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Indonesia Industrial
Summit Tahun 2018. Bukan kebetulan, hari ini dilaksanakan pada tanggal 4, bulan
4. Kita sebut pat-pat gulipat, siapa cepat dia dapat,” katanya.

Mendengar
pantun Airangga, para tamu yang hadir bertepuk tangan dan tertawa, termasuk
Jokowi yang duduk di barisan paling depan menghadap Airlangga juga tertawa.
Sementara itu, dalam sambutannya, Jokowi menyinggung soal angka empat yang
disebut-sebut Airlangga. Jokowi pun mempersilakan hadirin memaknai sendiri
pantun Airlangga tersebut.

“Tadi
disampaikan oleh Pak Menteri Perindustrian, tanggal 4, bulan 4, ada Making
Indonesia 4.0, ada empatnya lagi. Ngerti
semua, kan? Saya tadi masih belum tanggap, setelah mikir baru tertawa. Saya tadi juga
(tertawa),” kata Jokowi.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img