Moneter.co.id – PT Bank
Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BPD Sulutgo) sedang memproses izin
penerbitan kartu debit.
Direktur Operasional PT Bank
Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank Sulutgo) Welan T. Palilingan,
mengatakan jika izin didapatkan dari Bank Indonesia (BI), kartu ATM nasabahnya
bisa digunakan untuk transaksi nontunai seperti berbelanja.
“Ke depan, kartu ATM bisa dipakai juga untuk berbelanja. Sekarang perizinannya
lagi di Jakarta. Mudah-mudahan dalam dua minggu ini bisa keluar izinnya,”
jelasnya, Kamis (12/4).
Welan berharap nasabah semakin aktif menggunakan produk Bank Sulutgo dalam
bertransaksi seperti berbelanja, membayar tagihan listrik, serta menyetor pajak
bumi dan bangunan (PBB).
Terkait dengan pembayaran PBB, pihaknya mengaku Bank Sulutgo sudah siap
implementasi. Apalagi, sebanyak 16 kabupaten/ kota di Sulawesi Utara dan
Gorontalo sudah bisa membayar pajak secara online.
Welan mengakui masih belum bisa digunakannnya kartu tabungan untuk debet selama
ini karena menyangkut ketertinggalan dari aspek teknologi. Oleh karena itu,
pembenahan terus dilakukan dengan ketersediaan dana belanja IT yang minim
sekitar Rp15 miliar – Rp30 miliar.
Dengan keterbatasan dana dan kebutuhan investasi yang menyerap cukup banyak
modal itu, Bank Sulutgo akan menggunakan skema kerja sama dalam mengembangkan
produk dan layanan. Ketertinggalan dari sisi teknologi, menurutnya, tidak bisa
dikejar sendirian. “Salah satu langkah yang dilakukan nantinya adalah menyewa mesin electronic data capture (EDC),” ucapnya.
Menurutnya,
skema ini akan serupa dengan sistem ATM Bersama. Artinya, peluang kerja sama
dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis pun dijajaki. “Jadi nanti bisa dipakai dari [EDC] BRI, BNI, maupun Mandiri. Tinggal bagi
hasilnya dijhitung karena bagi mereka yang memiliki terminal EDC itu, kalau
dipakai, ada porsi pendapatan untuk bank pemilik mesinnya,” jelasnya.
Skema kerja sama ini akan menjadi bentuk kebijakan yang akan dilakukan terutama
yang berkaitan dengan teknologi. “Efisiensi masih dapat dijalankan,”
tungkasnya.
Seperti diketahui, Bank Sulutgo mencatatkan peningkatan laba sekitar Rp389
miliar pada 2017. Angka ini naik lebih dari 50% dibandingkan laba tahun
sebelumnya senilai Rp259 miliar.
(HAP)




