Selasa, Maret 3, 2026

Inalum Kantongi Laba Bersih Rp 1,5 Triliun di Tahun 2017

Must Read

Moneter.co.id – PT
Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp
1,5 triliun pada tahun 2017. Angka ini naik 60 persen diatas Rencana Kerja dan
Anggaran Perusahaan (RKAP) 2017 sekitar Rp 0,9 triliun.

“Hal itu cukup menggembirakan dan kedepannya diharapkan
dapat lebih meningkat,” kata Direktur Pengembangan Bisnis merangkap
Direktur Pelaksana PT Inalum, Oggy Achmad Kosasih, Sabtu (26/05).

Oggy mengatakan, bahwa dari sisi produksi, PT Inalum selama
tahun 2017 mampu memproduksi alumunium batangan (ingot) sebanyak 215.192 ton
dan produk diversifikasi (billet dan alloy) sebanyak 3.625 ton.

“Selama periode Januari sampai dengan April 2018, Inalum
mampu memproduksi 73.315 ton ingot atau 41,3% dari target RKAP tahun 2018 yaitu
sebanyak 177.620 ton dan produksi billet dan alloy 5.372 ton atau 9,3% dari
target RKAP tahun 2018 yaitu sebanyak 57.470 ton,” ujarnya.

Sementara dari sisi penjualan, lanjut Oggy, pada tahun 2017
PT. Inalum telah menjual 205.980 ton alumunium batangan atau ingot dan 1.296
ton produk diversifikasi berupa billet dan alloy.

Sedangkan selama periode Januari sampai April 2018, Inalum
telah menjual 58.661 ton ingot atau 33% dari target RKAP tahun 2018 sebanyak
177.620 ton dan 3.706 ton produk billet serta alloy atau 6,4% dari target RKAP
2018 sebanyak 57.470 ton.

Sejak 27 November 2017, PT Inalum telah menjadi induk
holding industri pertambangan yang beranggotakan PT Antam Tbk, PT Bukit Asam
Tbk, PT Timah Tbk, dan 9,36% saham PT Freeport, sehingga Inalum dituntut untuk
terus berkomitmen dalam membangun negara.

Saat ini wilayah operasi PT Inalum tidak hanya berada di
Kuala Tanjung dan Paritohan Sumatera Utara, namun meluas hingga ke pelosok
negeri yang melingkupi wilayah operasi PT Antam di Pomala (Sulawesi Tenggara),
Halmahera Timur (Maluku), Pongkor (Jawa Barat) dan Sanggau (Kalimantan Barat).

Serta wilayah operasi PT Bukit Asam di Tanjung Enim Sumatera
Selatan, wilayah operasi PT Timah di Pulau Kundur, Karimun, Bangka Belitung,
Banjarmasin, dan Cilegon serta wilayah operasi PT Freeport di Tembagapura,
Papua.

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img