Kamis, Maret 12, 2026

Kantongi Rp83,81 Miliar, Laba RIMO Naik 175,14 Persen di Semester I/2018

Must Read

Moneter.id – PT Rimo International Lestari Tbk mencatatkan laba
bersih sebesar Rp83,81 miliar di semester I/2018. Pencapaian ini naik 175,14%
dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp30,48 miliar.

Perusahaan dengan kode emiten RIMO ini mengungkapkan, pencapaian kinerja perseroan ditopang
dari pendapatan properti sebesar Rp300,76 miliar atau naik 137,02% dibandingkan
akhir Juni 2017 sebesar Rp126,89 miliar.

“Sedangkan beban pokok penjualan mengalami kenaikan
143,3% dari Rp73,8 miliar menjadi Rp182,4 miliar. Sementara kewajiban tercatat
Rp 1,081 triliun miliar atau mengalami kenaikan 38,76% dibanding akhir tahun
2017sebesar Rp779,8 miliar,” tulis keterangan persnya, Senin (24/9).

Kemudian
ekuitas tercatat sebesarRp5,3 triliun atau mengalami kenaikan 3,92% dibanding
akhir tahun 2017 yang tercatat Rp5,1 triliun. Adapunaset tercatat sebesar Rp6,45
triliun atau naik 8,76% dibanding akhir tahun 2017 yang sebesar Rp5,93 triliun.

Direktur Utama PT Rimo Internasional Lestari Tbk, Teddy
Tjokro Sapoetra pernah bilang, ada beberapa proyek yang tengah digarap
perusahaan pada tahun ini. Rimo memiliki landbank yang cukup besar di seluruh
Indonesia, khususnya di Jawa dan Kalimantan.

“Diversifikasi portfolio pengembangan dengan fokus
memaksimalisasi nilai lahan dengan menciptakan kota mandiri yang
infrastrukturnya berupa perumahan, pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit,
dan apartemen,”ujarnya.

Proyek
yang tengah digarap RIMO salah satunya adalah proyek apartemen South Hills,
Kuningan, Jakarta yang masih dalam tahap pembangunan. Proyek ini terdiri dari
597 unit apartemen serta direncanakan rampung pada kuartal II-2019.

“Untuk pemasarannya dilakukan pada tahun ini, sudah
ada 60% unit yang dipesan,” tutur Teddy.

Kedua,
ada proyek perumahan yang terletak di Gandaria yang ditargetkan untuk
masyarakat kelas menengah ke atas.

Selain itu, lanjut Teddy, proyek yang akan digarap juga
ada superblok terpadu dengan luas 296 hektare (ha) di Sumbawa. Proyek ini akan
menjadi satu-satunya pembangunan modern berskala besar di Sumbawa.

“Perseroan juga memulai proyek Puncak Golf and Resort
seluas 200 ha di Puncak, Cianjur, Jawa Barat dengan menggandeng Jack Niklaus
Design Company sebagai perancang desain proyek ini,” pungkasnya.

 

(TOP)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img