Moneter.id – PT
Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) memperoleh fasilitas kredit senilai total Rp 1,5
triliun dari PT Bank Negera Indonesia Tbk (BBNI). Fasilitas yang akan digunakan
untuk pengembangan bisnis ini ditandatangani oleh kedua perusahaaan pada 22
Maret 2019.
“Fasilitas
kredit tersebut terdiri dari dua fasilitas yakni pertama, plafon KMK dengan
nilai maksimal Rp 1 triliun yang akan digunakan untuk keperluan penambahan modal
kerja dan operasional Bukaka,” tulis perseroan, Selasa (26/03).
Kedua, tulisnya, dengan
jumlah paling banyak Rp 500 miliar untuk penerbitan jaminan tender, uang muka,
pelaksanaan pembelian dan pembayaran proyek.
Direktur
Utama Bukaka Teknik Utama, Irsal Kamarudin mengatakan, dengan adanya fasilitas
dari Bank BNI ini akan membantu meningkatkan kapasitas usaha serta menggenjot
produktivitas dan profit perusahaan.”Dampak dari fakta material ini akan
memberikan dampak positif bagi kelangsungan usaha perseroan,”ujarnya.
Sebelumnya,
BUKK berencana akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sumatra
dan Sulawesi. Dua power plan ini diperkirakan
membutuhkan dana senilai Rp 11,2 triliun untuk masa pembangunan selama enam
tahun.
Untuk
pembangunan ini nantinya Bukaka akan melakukan fund rising dari pasar modal dengan skema penambahan modal dengan
memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD/rights
issue). Targetnya perusahaan akan memperoleh dana senilai Rp 223 miliar.




