Senin, Januari 26, 2026

Kemenperin Gandeng IKM Komponen Otomotif Terapkan Teknologi 4.0

Must Read

Moneter.id – Sebagai salah satu sektor yang akan menjadi pionir
dalam penerapan industri 4.0, pelaku industri kecil dan menengah (IKM) sektor
komponen otomotif untuk lebih mengenal dan memanfaatkan teknologi digital dalam
upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas secara lebih efisien.

“Untuk itu, kami menyelenggarakan program pembinaan
dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten serta pemanfaatan
teknologi terkini bagi pelaku IKM komponen otomotif. Tujuannya untuk
 meningkatkan daya saing mereka
baik di kancah domestik maupun global,” kata 
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan
Aneka 
(IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih saat Workshop Implementasi Industri 4.0 pada IKM
Komponen Otomotif di Jakarta, Selasa, (14/
05/2019).

Menurut Gati, kegiatan lokakarya ini
merupakan upaya 
konkret Kemenperin dalam mendongkrak kemampuan IKM komponen otomotif khususnya
dalam kesiapan memasuki 
era industri 4.0

“Dalam workshop ini, IKM komponen otomotif dikenalkan lebih dalam mengenai tools Internet of Things (IoT) dan enterprise resource planning (ERP) serta dibantu dalam
menentukan tools yang tepat sebagai prioritas untuk diterapkan dalam proses
produksi,
” paparnya. 

Lokakarya satu hari ini, diikuti lebih dari
50 
pelaku IKM komponen otomotif yang
merupakan anggota 
dari Perkumpulan
Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO), Asosiasi Pengusaha
Engineering Karawang (APEK), Koperasi Perkampungan Industri Kecil (KOPIK),
Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI), Asosiasi UKM Pendukung
Industri (AUPI) serta IKM komponen otomotif lainnya di area Jabodetabek.

“Workshop ini juga
dilaksanakan untuk menginformasikan INDI 4.0 dan hasil assessment yang
telah diisi oleh IKM komponen otomotif mengenai tingkat kesiapan 
mereka dalam menuju industri 4.0. Pada workshop ini
juga disampaikan rencana pilot project implementasi industri
4.0 bagi IKM komponen otomotif
,” ungkap gati.

Menurut Gati, keberadaan IKM
komponen otomotif 
sebagai pemasok yang memproduksi komponen maupun aksesoris kendaraan, dinilai
perlu
 memenuhi standar
kualitas Agen Pemegang Merek
 (APM). “IKM kita juga saat
ini 
telah membuktikan kemampuannya
dalam berinovasi dan melakukan pengembangan produk untuk dapat diserap APM
,” imbuhnya

Kemenperin mencatat, pada
tahun 2018
, produksi kendaraan roda empat
atau lebih 
dari industri otomotif di Indonesia telah mencapai angka 1,34 juta unit, dengan total unit
penjualan di dalam negeri sebesar 1,15 juta unit.

“Agar industri otomotif kita semakin kompetitif, maka tingkat komponen dalam negeri
perlu ditingkatkan. Hal ini akan membuka peluang lebih luas bagi IKM untuk
mengisinya, terlebih apabila didukung dengan peningkatan produktivitas melalui
implementasi industri 4.0 dalam menunjang proses produksi
, tuturnya.

Gati berharap, melalui lokakarya ini, pelaku IKM nasional dapat memperoleh pemahaman terkait konsep industri
4.0 
dan juga memperoleh
informasi 
terbaru mengenai
kondisi industri 4.0 di Indonesia
. Apalagi, saat
ini beberapa aplikasi industri 4.0 memungkinkan untuk diterapkan 
oleh
pelaku
 IKM sekaligus melakukan self-assessment atas
kesiapannya menyongsong industri 4.0.

 “Semoga melalui kegiatan ini
dapat membawa kemajuan bagi perkembangan industri otomotif dalam negeri, dan
khususnya bagi penguatan IKM 
komponen otomotif melalui implementasi industri 4.0, pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img