Moneter.id – PT
Pegadaian (Persero) Cabang Palembang memprediksi nilai tebusan barang pada
musim Lebaran 2019 mencapai Rp17 Miliar dan akan memasuki puncaknya pada H-6
Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.
Pemimpin
Pegadaian Cabang Palembang, Nofal Hadirani mengatakan, fenomena tebus barang
memang selalu lebih tinggi menjelang lebaran akibat terdorong tingginya jumlah
gadai pada awal Ramadhan.
“Periode
dua minggu pertama Ramadhan biasanya nasabah menggadaikan barang untuk
keperluan usaha musiman, lalu periode minggu kedua nasabah ramai-ramai menebus
kembali barangnya,” ujar Nofal Hadirani dilansir Antara, Selasa (21/05/2019).
Selain
penebusan oleh pengusaha musiman, fenomena tebus barang gadai juga biasanya
dipicu oleh cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) para pegawai negeri yang ingin
mengambil kembali barang gadainya seperti emas untuk digunakan pada saat
lebaran mendatang.
Barang
terbanyak di tebus menjelang lebaran masih didominasi oleh perhiasan emas
dengan kisaran 95 persen. Ia menyebut proporsi antara tebus dan gadai menjelang
lebaran berkisar 70 berbanding 30.
“Tahun
ini kemungkinan selisih gadai dan tebus sekitar Rp5 miliar, jumlah gadai
rata-rata per bulan mencapai Rp12 miliar, artinya dana masuk untuk tebusan
kira-kira Rp17 miliar,” jelas Nofal.
Pada
periode Januari – awal Ramadhan 2018 (awal Mei) realisasi Sisa Pinjaman (Out Standing Loan) nilainya mencapai
Rp80 miliar, sedangkan pada 2019 diproyeksikan meningkat 12,5% menjadi Rp90
miliar untuk periode yang sama.
Ia
menambahkan PT Pegadaian Cabang Palembang saat ini memiliki 19.000 nasabah,
sebagian besar merupakan pengusaha kecil dan pegawai pemerintahan.
Sementara
guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat mengantisipasi selama Ramadhan dan
lebaran, pegadaian menyediakan transaksi non-tunai berupa transfer biaya tebus
lewat bank.




