Selasa, Maret 3, 2026

Semester I/2019, Laba Bersih BCA Naik 12,6 Persen

Must Read

Moneter.id – PT Bank
Central Asia (BCA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,9 triliun pada semester
I/2019. Laba ini tumbuh 12,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar
Rp11,4 triliun.

Presiden
Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan, pendapatan operasional BCA, yang
terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya,
meningkat 16,1% menjadi Rp34,2 triliun pada semester I/2019 dibandingkan Rp29,5
triliun pada tahun sebelumnya.

“Untuk
pendapatan bunga bersih meningkat 13,1% (yoy) menjadi Rp24,6 triliun, sementara
pendapatan operasional lainnya tumbuh 24,5% yoy menjadi Rp9,6 triliun pada
semester I/2019,” ucapnya, Rabu (24/7).

Jahja
mengatakan BCA mencatat pertumbuhan yang positif pada berbagai segmen kredit. Sementara
itu, portofolio kredit pada semester I/2019 juga meningkat 11,5% yoy menjadi Rp565,2
triliun. “Kredit korporasi tumbuh 14,6% you mejadi Rp219,1 triliun dan kredit
komersial & UKM meningkat 12.5% yoy menjadi Rp189,2 triliun,” ujarnya.

Lalu, lanjut
Jahja, kredit konsumer meningkat 6,4% yoy menjadi Rp152,0 triliun. Pada
portofolio kredit konsumer, kredit beragun properti tumbuh 11,2% yoy menjadi
Rp90,7 triliun.

“Namun
untuk kredit kendaraan bermotor turun 1,5% yoy menjadi Rp48,2 triliun. Hal
tersebut dipengaruhi oleh penurunan pembiayaan kendaraan roda dua,” paparnya.

Sementara
itu, katanya, saldo outstanding kartu
kredit tumbuh 6,0% yoy menjadi Rp13,1 triliun pada Juni 2019. Di periode yang
sama, pembiayaan Syariah meningkat 4,3% yoy menjadi Rp4.9 triliun.

Dari
sisi dana pihak ketiga (DPK), BCA mencatat pertumbuhan dana giro dan tabungan
(CASA) sebesar 5,9% yoy menjadi Rp510,4 triliun, sejalan dengan kuatnya
peningkatan jumlah transaksi khususnya pada e-channels.

CASA
tetap menjadi inti dana pihak ketiga BCA dan berkontribusi sebesar 75,7% dari
total DPK. Sementara itu, dana deposito meningkat 18,1% yoy menjadi Rp163,5
triliun. Total DPK tercatat sebesar Rp673,9 triliun, tumbuh 8,6% yoy.

Pada
semester I/2019, rasio kecukupan modal (CAR) dan rasio kredit terhadap dana
pihak ketiga (LDR) tercatat masing-masing sebesar 23,6% dan 79,0%. Rasio kredit
bermasalah (NPL) berada pada level yang dinilai dapat ditoleransi yakni sebesar
1,4%.

Adapun
rasio cadangan terhadap kredit bermasalah atau loan loss coverage sebesar 183,7%. Sedangkan rasio pengembalian
terhadap aset (ROA) sebesar 3,7%.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img