Moneter.id – Sebagai
salah satu bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap
bangsa Indonesia, Penguin Indonesia
dalam merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 memberikan 17 tangki air untuk 5 sekolah yang ada di
kabupaten Pandeglang, Banten di antaranya, SMA Negeri 3 Pandeglang, MTS Sindang Laut,
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Dar El Rosyid, SMP Negeri 1 Labuan, dan MTS
Al Itihad.
Head of Marketing Communciations & Customer Care Penguin Indonesia, Andi Hermawan mengatakan, mimpi anak-anak serta guru di Banten
menjadi nyata untuk memiliki sumber penampungan air yang memadai.
“Kemudahan untuk mengakses
air bersih sudah seharusnya menjadi perhatian khusus. Terlebih untuk anak
pelajar serta para guru di wilayah terpencil, karena di pundak mereka lah mimpi
serta harapan kemajuan bangsa nantinya dapat terwujud,” ujar Andi, Sabtu
(17/8).
Visi Corporate Social Responsibily (CSR) Penguin Peduli yang bertajuk
“Padamu Negeri Penguin Berbagi” ini bertujuan untuk memerdekakan rakyat
terpencil khususnya untuk kebutuhan generasi penerus bangsa dalam mendapatkan
kemudahan mengakses air bersih dengan memberikan wadah penyimpanan air
berteknologi yang selalu dapat menjaga kualitas air.
“Saya cukup bangga dan haru
dengan perjuangan anak-anak sekolah serta para guru di sini. Walau sulit untuk
mendapatkan air bersih dalam berbagai keperluan disekolah, kami tetap lalui
walaupun sering kali siswa harus membawa ember dan berjalan cukup jauh untuk
mengambil air ke kolam penampung, belum lagi dengan beban berat air yang
dipikul mereka,” kata Samsuri, guru di salah satu sekolah di kabupaten Pandeglang,
Banten.
“Selama ini kami hanya memakai bak mandi biasa, kalau air di
bak penampungan habis, kami harus menampung lagi dengan keterbatasan mesin pompa
air yang tidak cukup canggih dan seadanya,” jelas Samsuri.
Seperti
diketahui, kondisi perekonomian yang
kurang memadai tidak memungkingkan sekolah di kabupaten Pandeglang, Banten
untuk memiliki sistem pengaliran air yang praktis. Selain kemampuan sedot mesin
yang kecil, sekolah di daerah
tersebut jarang memiliki sumber
penampungan air yang memadai.




