Moneter.id – PT Jasa
Marga berhasil membukukan pendapatan sebelum
bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA)
sebesar Rp3,34 triliun pada semester I/2019. Capaian ini tumbuh sebesar 15,4% dibandingkan dengan
periode yang sama di tahun sebelumnya.
“Jasa
Marga juga mampu mencatat EBITDA Margin sebesar 64,9%, lebih tinggi dari semester
I/2018, yaitu sebesar 60,5%,” kata Corporate
Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga
(Persero) Tbk. Dwimawan Heru di Jakarta, Kamis (22/8).
Kata
Heru, hal ini dikarenakan telah beroperasinya ruas tol Trans Jawa secara penuh
pada akhir tahun 2018, sehingga dapat mendorong Pendapatan Tol pada semester I
sebesar Rp4,74 triliun, tumbuh sebesar 9,2% dibandingkan Semester I/2018.
“Aset perseroan
juga meningkat, yaitu menjadi Rp89,67 triliun pada Semester I/2019 atau tumbuh sebesar
8,8% dibandingkan dengan di akhir tahun 2018, karena tambahan pengoperasian
jalan tol baru,” ucapnya.
Selain
itu, lanjut Heru, pada Semester I/2019 tercatat laba bersih Jasa Marga sebesar
Rp1,06 Triliun, meningkat 1,4% dari periode yang sama tahun lalu.
“Untuk
menjaga profitabilititas dan struktur permodalan, Jasa Marga kembali melakukan
inovasi alternatif pendanaan dengan menerbitkan Dana Investasi Infrastruktur
(DINFRA) berbasis ekuitas dan Sukuk Ijarah Jangka Menengah melalui anak
usahanya, yaitu PT Jasamarga Pandaan Tol, yang mengoperasikan ruas tol
Gempol-Pandaan,” bebernya.




