Moneter.id – PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero) atau SMF melakukan penawaran umum Efek Beragun
Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) SMF-BTN05 kelas A bernilai pokok
Rp1,72 triliun dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
“EBA-SP
tersebut terdiri dari dua kelas yakni A1 Rp574 miliar berbunga 8,5% per tahun
dan kelas A2 Rp1,142 triliun berbunga 8,75% per tahun. Dimana EBA-SP tersebut akan
jatuh tempo pada 7 Mei 2032,” tulis perseroan seperti dikutip dalam laman PT
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Jakarta, Senin (25/11).
Tulis perseroan
menyebutkan, EBA-SP SMF-BTN05 ini mendapat izin efektif pada 21 November 2019,
dengan masa penawaran 25 November 2019 dan tanggal penjatahan pada 26 November
2019.
EBA-SP ini akan dicatatkan
di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 28 November 2019. Adapun sebagai penjual EBA-SP
ini antara lain BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, CIMB Sekuritas Indonesia,
Danareksa Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas.
Informasi,
hingga kuartal III/2019, SMF telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp7,61 triliun.
Angka tersebut telah mencapai 76,1% dari total target tahun 2019, yang dipatok
sebesar Rp10 triliun.
Sementara itu, dari sisi
pendapatan, SMF telah berhasil mengumpulkan Rp1,1 triliun, dengan perolehan
tersebut, maka laba perusahaan sampai dengan akhir September 2019 tercatat sebesar
Rp355 miliar.




