Moneter.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengawas
Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali memblokir 54 situs entitas
ilegal di bidang perdagangan berjangka komoditi. Total domain yang telah
diblokir Bappebti sepanjang tahun 2019 sebanyak 253 domain.
“Pemerintah kembali memblokir 54 situs entitas
ilegal di bidang perdagangan berjangka komoditi termasuk Binomo pada November
2019 lalu,” kata Kepala Bappebti Tjahya Widayanti disiaran pers yang diterima Moneter.id, Rabu (8/1/2020).
Lanjut Tjahya, langkah ini diambil untuk melindungi
masyarakat dari investasi ilegal yang berpotensi merugikan dan mewujudkan
persaingan usaha yang sehat dalam kegiatan perdagangan berjangka.
Menurut Tjahya, 2 domain Binomo sebelumnya yaitu binomo.net
dan binomo.com telah diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika
(Kemenkominfo) atas permintaan Bappebti.
Namun, berdasarkan pengamatan dan pemantauan yang
dilakukan Bappebti, situs web Binomo muncul kembali dengan alamat binomo.org
dan binomo.binaryoptionindo.com.
“Bappebti secara rutin melakukan pemantauan dan
pengawasan terhadap entitas ilegal yang melakukan penawaran kontrak berjangka
tanpa memiliki izin dari Bappebti,” tegas Tjahya.
Tjahya menjelaskan, penawaran investasi ilegal biasanya
ditujukan kepada masyarakat awam atau investor pemula. Investasi tersebut
memiliki risiko yang tinggi bagi para investor. Selain berpotensi mendapatkan
keuntungan besar, investor juga dapat mengalami kerugian yang besar, bahkan
dana investasi dapat hilang seketika.
“Masyarakat agar berhati-hati dengan penawaran
investasi dengan menjanjikan keuntungan di luar kewajaran dalam waktu singkat
tanpa menjelaskan risiko kerugian yang juga besar,” imbau Tjahya.




