Kamis, Januari 15, 2026

Grab Berminat Investasi ‘Remanufacture Mobile Phone’ di Indonesia

Must Read

Moneter.id – Grab Indonesia berminat untuk berinvestasi remanufacture mobile
phone
atau daur ulang ponsel usang di tanah air.

Mereka
ada niat melakukan investasi remanufacturing dari mobile phone
yang sudah relatif tua atau sudah rusak, yang nantinya menjadi mobile phone
baru,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
di Jakarta, Minggu (26/1).

Menperin berharap, investasi Grab dapat
mendukung kebutuhan masyarakat Indonesia dalam kesiapan memasuki perkembangan
industri 4.0. Sebab, di era tersebut, salah satunya yang dibutuhkan adalah penggunaan
teknologi komunikasi digital seperti ponsel.

“Industri ponsel di dalam negeri mengalami
pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun terakhir. Hal
ini tidak terlepas dari upaya pemerintah yang terus memacu pengembangan di
sektor telekomunikasi dan informatika,” paparnya.

Sementara, President
Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjelaskan, remanufacturing ponsel
yang dimaksud adalah untuk menghasilkan ponsel-ponsel yang lebih terjangkau di
masyarakat guna meningkatkan potensi ekonomi digital di Indonesia yang diproyeksi
mencapai USD100 miliar.

Group
CEO
dan Co-founder
Grab
, Anthony Tan menyampaikan, Grab telah berkontribusi pada pengembangan
dua pedoman industri yang tengah berkembang, yaitu platform ekonomi dan
teknologi kecerdasan buatan (AI).

“Kami secara proaktif berkomitmen pada
serangkaian prinsip utama pada proses kerja platform yang baik serta pengaplikasian
teknologi AI, dan berharap hal ini dapat memberi manfaat bagi pemerintah dan
perusahaan lainnya untuk mulai berkolaborasi dalam pemecahan masalah ini,”
tambahnya.

Berdasarkan catatan Kementerian
Perindustrian, industri Handphone, Komputer dan Tablet (HKT) merupakan salah
satu sektor strategis yang dalam perkembangannya menunjukkan tren meningkat dan
berkontribusi positif bagi perekonomian nasional.

Data pada tahun 2018 menunjukkan, industri
HKT dalam negeri mampu memproduksi sebanyak 74,7 juta unit, meningkat 23% dari
tahun 2017 yang memproduksi sekitar 60,5 juta unit.

Sementara itu, dari sisi neraca perdagangan,
produk HKT menunjukkan tren yang positif, dengan catatan ekspor di periode
Januari-Agustus 2019 sebesar USD333,8 juta, lebih tinggi daripada impor pada
periode yang sama senilai USD145,4 juta.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img