Moneter.id
–
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan penjualan marketing senilai
Rp 2,4 triliun. Penjualan marketing periode sembilan bulan ini meningkat 76%
dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,4
triliun.
“Angka ini di luar perhitungan Pajak Pertambahan Nilai
(PPN) selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2020,” kata Sekretaris
Perusahaan APLN, Justini Omas, Rabu (14/10/2020).
Jelasnya, pencapaian ini didukung oleh penjualan lahan
industri di Karawang, Jawa Barat, seluas 175 hektar pada September 2020.
“Kontributor
signifikan lainnya adalah Podomoro Park di Bandung, Podomoro Golf View di
Cimanggis dan Podomoro City Deli Medan,” ucapnya.
Secara keseluruhan, keempat proyek ini menyumbang
sekitar 88 persen dari total penjualan marketing. Tahun ini APLN menargetkan
penjualan marketing sebesar Rp 2,7 triliun hingga Rp 3,0 triliun.
Saat ini perusahaan memiliki 40 anak usaha. Sebanyak
dua belas di antaranya merupakan entitas dengan kepemilikan tidak langsung
melalui anak usaha, serta dua entitas asosiasi.
Proyek-proyeknya tersebar di Jakarta, Bogor, Karawang,
Bandung, Bali, Balikpapan, Batam, Makassar dan Medan.
Dalam
sepuluh tahun terakhir, APLN telah menyelesaikan lebih dari 50 proyek properti,
yang mayoritas ditujukan untuk segmen masyarakat kelas menengah.
Jenis proyek yang telah dibangun yakni apartemen
menengah bawah, menengah atas dan mewah, pusat belanja, ruko, hotel dan
perkantoran.




