Moneter.id
–
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda
Indonesia (Hipmi) untuk mendorong pemulihan ekonomi domestik dari dampak
pandemi COVID-19.
“Sektor usaha menjadi kunci upaya pemulihan
ekonomi di masa pandemi ini. Jadi penting bagi OJK mendapatkan masukan apa yang
bisa dilakukan oleh sektor keuangan dalam mendorong mereka kembali menggerakkan
perekonomian,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam
keterangan di Jakarta, Rabu (3/2/2021).
Wimboh menjelaskan, berbagai kebijakan yang telah
dilakukan sejak awal masa pandemi untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan
dan membantu sektor usaha tetap bertahan seperti dengan kebijakan
restrukturisasi kredit dan pembiayaan.
“Strategi pengembangan sektor pertanian antara lain
dengan mengintegrasikan klaster komoditas pertanian basis produksi pertanian
dengan akses pasar melalui ekosistem-ekosistem daerah, dan mengadopsi teknologi
di sektor pertanian melalui pengembangan startup
di bidang pertanian,” jelas Wimboh.
Menurut Wimboh, program pembiayaan klaster bisa
memperjelas rantai bisnis sehingga petani dan peternak mudah mendapatkan kredit
dari perbankan.
Upaya untuk membangun skala usaha yang lebih besar
melalui klaster-klaster ekonomi masyarakat menjadi momentum untuk mendorong
tumbuhnya kredit yang juga akan mengungkit permintaan dari korporasi.
“OJK berkomitmen membantu memenuhi kebutuhan pengusaha
di daerah dan meminta Hipmi mendata pengusaha yang melibatkan ribuan petani,
peternak untuk bisa mendapatkan fasilitas KUR Klaster, baik yang sudah ada ataupun
yang berpotensi ke depannya,” paparnya.
Jelasnya lagi, OJK siap memfasilitasi pertemuan dengan
para bankir dan mengajak gubernur selaku kepala daerah sebagai bentuk dukungan
dari regulator dalam menggairahkan potensi ekonomi daerah melalui pengusaha
muda.
Sementara, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP
Hipmi Ajib Hamdani mengatakan untuk membantu menggerakkan perekonomian, Hipmi
siap menjadi agregator bisnis untuk menggerakkan sektor usaha khususnya UMKM.
“Semoga pertemuan ini menjadi langkah awal
bagaimana Hipmi dan OJK bergandengan tangan di lapangan sehingga program
pemulihan ekonomi nasional bisa terlaksana dengan baik,” tutup Ajib.




