Senin, Januari 26, 2026

Survey Snapcart: ShopeePay jadi brand e-wallet yang banyak digunakan

Must Read

Moneter.id

Survei konsumen secara online oleh Snapcart selama kuartal I/2021, menemukan
bahwa ShopeePay, brand e-wallet yang
dilansir oleh kelompok situs belanja online Shopee, merupakan brand e-wallet yang paling diingat, paling
sering digunakan, dan paling disukai konsumen Indonesia.

Hal ini terefleksikan dari bagaimana ShopeePay
berhasil mengambil porsi lebih dari 38 persen pasar transaksi e-wallet di Indonesia, baik online
maupun offline.

“Ini capaian yang luar biasa, karena ShopeePay boleh
dibilang pendatang baru,” kata Astrid Williandry, Direktur Snapcart Indonesia, Senin
(29/3).

Hasil survei Snapcart berdasarkan data jumlah pengguna
e-wallet pada bulan Maret 2021,
ShopeePay merupakan e-wallet yang
paling banyak digunakan (76%), disusul oleh Gopay (57%), Ovo (54%), Dana (49%),
dan LinkAja (21%).

“Dari hasil survey, lima brand ini yang paling banyak
digunakan konsumen dalam melakukan pembayaran dengan uang digital. Mereka
sangat populer karena rajin melakukan promosi dan menjalin kerja sama dengan
berbagai macam merchant,” tambah Astrid Williandry.

Dari data frekuensi penggunaan e-wallet untuk pembayaran digital dalam 3 bulan survei, ShopeePay
merupakan e-wallet yang paling sering
digunakan (10,7X) secara frekuensi pembayaran uang digital melalui platform
online maupun offline yang dilakukan dalam satu bulan. Diikuti Ovo (7,3X), Dana
Dana (7,2X%), serta Gopay dan LinkAja (masing-masing 7,1X).

“Ini temuan yang menarik. Pemakaian ShopeePay untuk
pembayaran offline kini semakin meningkat bersamaan dengan peningkatan
pemakaian online. Hal ini menunjukkan ShopeePay semakin luas digunakan oleh
berbagai macam merchant untuk menerima pembayaran digital,” tambah Astrid
Williandry.

Contoh offline misalnya pengunaan ShopeePay untuk pembayaran
digital di berbagai merchant kuliner dan toko retail melalui aplikasi ShopeePay
yang ada di smartphone kita. Sedang contoh online misalnya ketika kita
melakukan pembayaran belanja di portal Shopee.

Dari data nominal omset rata-rata per bulan transaksi e-wallet dari lima brand terkemuka
tersebut di atas terlihat penguasaan pasar transaksi e-wallet dari ShopeePay juga terus meningkat di pembuka tahun 2021.

Data Maret 2021 menunjukkan bahwa ShopeePay berhasil
mengambil 38% porsi total pangsa pasar transaksi e-wallet, diikuti oleh Ovo (19%), Gopay (19%), Dana (17%), dan
LinkAja (7%).

Dalam survei Snapcart, responden juga diminta untuk
memilih brand e-wallet yang paling
membantu dan mempermudah konsumen dalam berbelanja online. Pada Maret 2021,
ShopeePay muncul menjadi pilihan utama konsumen (59%), diikuti oleh Ovo (18%),
Gopay (9%), Dana (10%), dan LinkAja (4%).

Temuan ini juga sejalan dengan hasil pertanyaan
tentang e-wallet yang paling
dipercayakan oleh konsumen. Di mana ShopeePay berhasil menjadi kepercayaan
konsumen Indonesia (39%), diikuti Ovo (18%), Dana (18%), Gopay (17%), dan
LinkAja (9%).

“Dengan didukung platform Shopee yang memiliki
jaringan ratusan ribu merchant di seluruh Indonesia dalam berbagai kategori;
dari makanan dan minuman, fashion, eletronik, hobby, logistik, hingga merchant
sosial seperti donasi, membuat ShopeePay sangat disukai semua lini konsumen.
Karena menawarkan banyak kemudahan berbelanja,” jelasnya. 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Salil Chari Ditunjuk sebagai Presiden FedEx untuk Kawasan Asia Pasifik

Federal Express Corporation (FedEx), perusahaan transportasi ekspres, menunjuk Salil Chari sebagai Presiden baru untuk memimpin kawasan Asia Pasifik. Salil Chari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img