Sabtu, Maret 14, 2026

Di forum bisnis D-8, Wamendag ajak optimalkan potensi negara anggota

Must Read

Moneter.id
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga
mengajak negara anggota Developing-8 (D-8) untuk memanfaatkan potensi
perdagangan negara anggota secara optimal. Untuk itu, diperlukan komitmen
setiap negara anggota dalam memaksimalkan potensi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Jerry dalam acara Forum
Bisnis D-8 yang digelar secara virtual pada Senin (5/4). Forum bisnis dengan
tema “Harnessing the Power of Youth and Technology”.

Forum ini merupakan bagian dari rangkaian 10th D-8
Summit 2021 Dhaka, Bangladesh yang berlangsung pada 5-8 April 2021. Forum ini
bertujuan untuk menggali potensi kerja sama ekonomi dari sudut pandang yang
dapat dimanfaatkan para pelaku usaha D-8 saat ini dan masa akan datang.

Selain Indonesia, sambutan juga diberikan wakil Pemerintah
Negara D-8 lainnya, yaitu Menteri Perdagangan Turki Ruhsar Pekcan, Menteri
Perdagangan Bangladesh Tipu Munshi, serta Sekretaris Jenderal D-8 Dato’ Ku
Jaafar Ku Shaari.

“Berdasarkan beberapa kajian, peringkat negara-negara
anggota D-8 akan berada dalam peringkat 24 besar dunia dengan total produk
domestik bruto (PDB) sebesar USD 38 triliun pada 2050. Untuk itu, negara
anggota harus dapat memanfaatkan potensi perdagangan D-8 secara optimal,” kata
Jerry disiaran pers yang diterima Moneter.id di Jakarta, Selasa (6/4) .

Jerry menekankan beberapa hal yang perlu menjadi
perhatian pemerintah dan pelaku usaha negara D-8. Pertama, pemerintah negara anggota D-8 harus memiliki pandangan
yang sama dan memberikan komitmen untuk menjaga kelancaran arus barang dan jasa
di antara negara D-8.

Kedua,
negara anggota perlu mempertimbangkan efisiensi dan resiliensi rantai pasok di
antara negara D-8 melalui diversifikasi pasokan dan transformasi digital. Ketiga, negara D-8 perlu terus
meningkatkan kerja sama untuk mendukung sektor swasta dan memfasilitasi
pertumbuhan UMKM serta bisnis rintisan (start-up).

“Adanya ketidakpastian perekonomian global, negara
anggota D-8 hendaknya tidak terpengaruh dalam kondisi geopolitik yang terjadi
antara negara-negara besar. Negara anggota D8 harus fokus dalam memperkuat
kemitraan strategis sehingga dapat memberikan peluang perdagangan dan investasi
yang lebih praktis dan konkret,” ujar Jerry.

D-8 adalah organisasi kerja sama pembangunan ekonomi
dengan anggota yang terdiri atas Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia,
Nigeria, Pakistan, dan Turki.

D-8 bertujuan untuk meningkatkan posisi negara anggota
dalam ekonomi global, mendiversifikasi dan menciptakan peluang baru dalam
hubungan perdagangan, meningkatkan partisipasi dalam pengambilan keputusan di
tingkat internasional, dan meningkatkan standar hidup.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Jumlah Pemegang Saham LAPD Naik Signifikan, Seiring Masuknya Pengendali Baru

Jumlah pemegang saham PT Leyand International Tbk tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img