Kamis, Juni 25, 2026

Allianz dan HSBC Perkuat Segmen Wealth Management Lewat Produk Asuransi Jiwa Baru

Must Read

PT Asuransi Allianz Life Indonesia dan PT Bank HSBC Indonesia memperkuat kerja sama bancassurance dengan menghadirkan Premier Sovereign Assurance, produk asuransi jiwa berjangka yang menyasar segmen nasabah affluent. Produk ini dirancang untuk menjawab meningkatnya kebutuhan perlindungan finansial jangka panjang di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan.

Peluncuran produk tersebut menunjukkan tren yang semakin kuat di kalangan nasabah beraset besar yang mengutamakan kepastian dalam perencanaan keuangan. Tidak hanya fokus pada pengembangan aset, kelompok nasabah ini juga semakin memperhatikan aspek perlindungan untuk menjaga kesinambungan tujuan keuangan keluarga, mulai dari pendidikan anak hingga perencanaan warisan.

Premier Sovereign Assurance menawarkan manfaat perlindungan jiwa hingga 300% dari Uang Pertanggungan dengan pilihan mata uang rupiah maupun dolar AS. Nasabah dapat memilih masa perlindungan selama 20 tahun atau 30 tahun, serta masa pembayaran premi tiga, lima, atau sepuluh tahun.

Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Ancilla Lily mengatakan, kebutuhan masyarakat saat ini telah bergeser ke arah solusi yang mampu memberikan perlindungan sekaligus menjaga rencana finansial tetap berjalan sesuai target.

“Kami melihat bahwa kebutuhan nasabah saat ini tidak hanya proteksi yang kuat, tetapi juga solusi yang dapat membantu menjaga rencana finansial jangka panjang tetap berada pada jalurnya ketika risiko kehidupan terjadi. Premier Sovereign Assurance kami hadirkan sebagai bagian dari upaya Allianz Life Indonesia bersama HSBC Indonesia untuk solusi proteksi yang relevan, dengan struktur manfaat yang kuat sekaligus memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam menyesuaikan perlindungan dengan tahapan kehidupan dan prioritas finansial mereka,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (24/6).

Selain manfaat perlindungan, produk ini juga menawarkan manfaat akhir kontrak hingga 150% dari total premi yang telah dibayarkan untuk polis rupiah dan hingga 75% untuk polis dolar AS. Nasabah juga dapat memperpanjang masa perlindungan tanpa harus menjalani pemeriksaan kesehatan ulang atau proses underwriting baru.

Menurut Allianz, fitur tersebut memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan nasabah untuk menyesuaikan strategi perlindungan seiring perubahan kondisi kehidupan dan kebutuhan finansial.

HSBC melihat bahwa nasabah affluent kini semakin selektif dalam memilih instrumen proteksi. Mereka cenderung mencari produk yang memberikan kepastian manfaat dan tidak bergantung pada volatilitas pasar.

Head of Networks Sales and Distribution HSBC Indonesia Sumirat Gandapraja mengatakan, para nasabah prioritas saat ini menginginkan perlindungan yang dapat menjaga aset dan tujuan finansial keluarga dari berbagai risiko yang tidak terduga.

“Melalui berbagai interaksi dengan para nasabah, kami memahami bahwa nasabah affluent saat ini memiliki ekspektasi yang sangat spesifik dalam perencanaan keuangan mereka. Mereka adalah para perencana yang terstruktur, visioner, dan menuntut kepastian tinggi (high certainty) untuk proteksi diri dan keluarga, terutama dalam mengawal masa produktif, melindungi aset dari risiko utang, serta memastikan dana pendidikan anak berjalan tanpa kendala,” katanya.

Ia menilai Premier Sovereign Assurance dapat menjadi solusi bagi nasabah yang menginginkan pemisahan yang jelas antara fungsi proteksi dan investasi.

“Kehadiran Allianz Premier Sovereign Assurance merupakan jawaban langsung HSBC atas aspirasi tersebut. Kami melihat produk proteksi ini sesuai untuk nasabah yang menginginkan pemisahan fungsi proteksi yang tegas dan bebas dari fluktuasi pasar. Dengan keunggulan manfaat Uang Pertanggungan hingga 300% serta manfaat akhir kontrak sebesar 150% dari total premi, produk ini sekaligus memberikan ketenangan pikiran (peace of mind). Kami percaya solusi ini akan menjadi instrumen krusial bagi nasabah kami dalam mengunci kepastian masa depan finansial dan warisan berharga bagi anggota keluarga,” ujar Sumirat.

Melalui produk baru ini, Allianz dan HSBC berupaya memperkuat posisi mereka di segmen wealth management dengan menawarkan solusi proteksi yang berorientasi pada kepastian manfaat. Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan nasabah affluent untuk menjaga keberlangsungan rencana keuangan jangka panjang di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Didorong Lonjakan Penjualan Lebaran, Pendapatan ASLC Melesat 27,5% pada Kuartal I-2026

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif. Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit pada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img