Kamis, Juni 25, 2026

Didorong Lonjakan Penjualan Lebaran, Pendapatan ASLC Melesat 27,5% pada Kuartal I-2026

Must Read

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif. Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit pada kuartal pertama tahun ini, ditopang oleh meningkatnya penjualan mobil bekas melalui unit usaha ritel Caroline.id selama momentum Lebaran.

Berdasarkan laporan perusahaan, pendapatan ASLC mencapai Rp283,6 miliar pada periode Januari-Maret 2026 atau naik 27,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontributor terbesar berasal dari bisnis penjualan ritel mobil bekas yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk, Jany Candra, mengatakan peningkatan transaksi pada musim Lebaran memberikan dampak langsung terhadap kinerja perusahaan. Penjualan mobil bekas melalui Caroline.id bahkan menjadi penopang utama pendapatan perseroan pada kuartal pertama.

“Peningkatan penjualan pada periode Lebaran ini mampu mendongkrak pendapatan Perseroan. Sehingga pada periode Januari-Maret 2026, penjualan ritel mobil bekas Caroline.id bisa memberi kontribusi hingga sebesar 82,7% terhadap pendapatan ASLC,” ujar Jany dalam keterangan resminya, Rabu (24/6).

Besarnya kontribusi Caroline.id menunjukkan perubahan komposisi bisnis ASLC yang semakin bertumpu pada segmen ritel kendaraan bekas. Kondisi ini sekaligus mencerminkan masih tingginya minat konsumen terhadap mobil bekas sebagai alternatif kendaraan pribadi yang lebih terjangkau.

Manajemen melihat capaian kuartal pertama menjadi sinyal positif untuk menjaga tren pertumbuhan pada sisa tahun ini. Untuk mendukung target tersebut, ASLC tetap mengandalkan strategi online-to-offline (O2O) yang menghubungkan pengalaman berbelanja digital dengan transaksi di jaringan cabang fisik.

Melalui pendekatan tersebut, calon pembeli dapat menyeleksi kendaraan secara daring melalui situs Caroline.id sebelum melakukan pengecekan unit dan menyelesaikan transaksi secara langsung. Strategi ini dinilai mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan tingkat konversi penjualan.

ASLC mencatat jumlah pengunjung situs dan kunjungan ke cabang Caroline.id terus meningkat. Perkembangan tersebut menjadi indikator bahwa integrasi kanal digital dan offline semakin diterima oleh konsumen.

Selain memperkuat strategi O2O, perseroan juga terus membangun ekosistem otomotif terintegrasi yang menghubungkan bisnis lelang JBA, dealer mobil bekas Caroline.id, serta layanan pegadaian kendaraan MotoGadai. Sinergi antarlini usaha tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan dan menciptakan sumber pertumbuhan baru.

Menurut Jany, strategi pengembangan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk membangun fondasi bisnis yang berkelanjutan melalui penguatan merek, ekspansi jaringan, dan pemanfaatan teknologi.

“Pertumbuhan yang kumulatif dicapai melalui perluasan jaringan fisik, inovasi digital berbasis data, serta jaminan kualitas pelanggan untuk memperkuat kepercayaan pasar secara berkelanjutan. Sehingga pada akhirnya Perseroan bisa mengoptimalkan kemampuan dalam meraih konsumen,” katanya.

Dengan kinerja awal tahun yang solid, ASLC menatap kuartal kedua dan ketiga 2026 dengan optimisme tinggi. Perseroan berharap penguatan ekosistem otomotif dan strategi omnichannel dapat terus mendukung pertumbuhan pendapatan di tengah persaingan industri kendaraan bekas yang semakin ketat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Allianz dan HSBC Perkuat Segmen Wealth Management Lewat Produk Asuransi Jiwa Baru

PT Asuransi Allianz Life Indonesia dan PT Bank HSBC Indonesia memperkuat kerja sama bancassurance dengan menghadirkan Premier Sovereign Assurance,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img