Sabtu, Maret 14, 2026

Moeldoko: Indonesia bisa jadi negara maju di tahun 2045

Must Read

Moneter.id –  Indonesia bisa menjadi
negara maju di tahun 2045, dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar
kelima di dunia dan pendapatan per kapita lebih dari 23.000 dolar
AS. Untuk mencapai target itu, 
diperlukan pertumbuhan ekonomi yang konsisten.

Demikian disampaikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko saat menjadi pembicara Pelatihan Kepemimpinan Ikatan Senat
Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) secara daring dari Situation Room Gedung
Bina Graha Jakarta, Rabu
 (7/4). “Untuk
mencapai target itu, diperlukan pertumbuhan ekonomi yang konsisten antara 5,7
persen sampai 6,2 persen per tahun,” ujar Moeldoko
.

Moeldoko menyebut upaya-upaya
yang perlu dilakukan untuk menuju 2045 harus mulai dari sekarang. Karena
jika tidak, maka target tersebut akan sulit dicapai dan Indonesia akan terjebak
dalam 
middle income trap, menjadi negara berpendapatan menengah,
tetapi tidak kunjung beranjak menjadi negara maju.

“Hal itu telah dialami oleh beberapa negara. Kita tidak ingin seperti
itu. Ditargetkan pada tahun 2036 kita akan keluar dari 
middle income
trap 
dengan pendapatan per kapita lebih dari 12.000 dolar AS,”
ujarnya.

Menurut dia, untuk mewujudkan mimpi atau cita-cita tersebut tentu tidak
mudah karena selalu ada hambatan dan tantangan yang harus dihadapi. Salah
satunya adalah pandemi COVID-19.

Moeldoko menerangkan, COVID-19 telah membawa Indonesia dan semua negara di
dunia ke dalam situasi krisis dengan skala yang tidak pernah dialami
sebelumnya, sehingga COVID-19 muncul sebagai 
game changer saat
ini.

Moeldoko menilai, tidak ada resep yang berlaku umum di semua negara untuk keluar
dari krisis akibat dampak pandemi COVID-19. Namun Pemerintah telah berupaya
melakukan yang terbaik, sambil melihat potensi yang ada serta membenahi
kekurangan-kekurangan yang sifatnya spesifik di Indonesia.

“Dengan demikian, diharapkan kita tidak hanya mampu keluar dari krisis,
tetapi sekaligus menggunakan momentum ini untuk melakukan perubahan-perubahan
mendasar menuju Indonesia yang lebih baik,”  katanya.

Untuk mendorong pemulihan ekonomi, sejak tahun lalu pemerintah telah
mengeluarkan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang mencakup upaya
pemulihan kesehatan dan juga pemulihan ekonomi dengan memberikan insentif baik
di sisi permintaan maupun di sisi penawaran.

Untuk tahun 2020, anggaran PEN
adalah sebesar Rp695 triliun. Sementara pada tahun 2021, alokasi anggaran PEN
mencapai Rp699,4 triliun. 
“Angka ini dinamis, dalam arti masih bisa berubah
sesuai perkembangan dan kebutuhan. Untuk program PEN 2021 sendiri meliputi lima
kluster yaitu kesehatan, perlindungan sosial, dukungan UMKM dan korporasi,
insentif usaha, dan program prioritas,” jelas Moeldoko.

Jelasnya, untuk mampu keluar dari krisis, dan sekaligus menjaga agar
Indonesia tetap berada di jalur yang benar untuk mewujudkan Visi Indonesia Maju
2045, diperlukan koordinasi yang baik dari setiap instansi dan lembaga terkait
untuk bersama-sama mengatasi pandemi dan sekaligus memulihkan perekonomian.

Maka itu, kata dia, diperlukan kepemimpinan yang kuat, tegas, berani
mengambil keputusan, serta mau mendengar, yang didukung analisis memadai dari
bawahan, dari akademisi, praktisi dan komponen masyarakat lainnya.

“Terutama bagi mahasiswa. Karena masa depan ada di tangan kalian. Siapkan
lah diri sebaik-baiknya melalui berbagai kegiatan untuk mengisi proses
leadership sehingga bisa memahami situasi, termasuk melakukan asesmen terhadap
faktor-faktor internal maupun eksternal,” katanya.

Satu hal lain yang sangat penting, Moeldoko menekankan pentingnya perhatian
terhadap potensi ancaman ideologi. “Ancaman tersebut nyata, dan dapat mengancam
keutuhan negara dan stabilitas sosial-politik. Karena tanpa stabilitas
sosial-politik, proses pembangunan tidak bisa berjalan dengan baik,” tutup
Moeldoko. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Jumlah Pemegang Saham LAPD Naik Signifikan, Seiring Masuknya Pengendali Baru

Jumlah pemegang saham PT Leyand International Tbk tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img